![]() |
|
|
PanturaNews (Batang) – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Batang dan sekitarnya pada Jumat (06/03/2026) sore menyebabkan jalur Pantura Gringsing tergenang air cukup tinggi.
Kondisi ini mengakibatkan arus lalu lintas tersendat dan banyak kendaraan roda dua mengalami mati mesin atau mogok.
Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan air mulai muncul sejak pukul 16.00 WIB setelah intensitas hujan meningkat tajam.
Akibatnya, jalur utama yang menghubungkan Semarang dan Jakarta tersebut berubah layaknya "kolam dadakan".
Kendaraan Mogok dan Arus Melambat
Banyak pengendara sepeda motor yang nekat menerobos genangan air karena mengira kedalamannya masih aman. Namun, banyak dari mereka yang akhirnya terhenti di tengah jalan akibat air masuk ke dalam mesin.
Selain menyebabkan kendaraan mogok, genangan ini juga memaksa arus lalu lintas melambat secara signifikan. Sebagian pengendara, terutama kendaraan kecil, memilih untuk memutar balik guna menghindari risiko kerusakan mesin yang lebih parah.
Imbauan bagi Pengendara
Pihak berwenang dan relawan di lokasi meminta para pengguna jalan yang akan melintas di Jalur Pantura Gringsing untuk meningkatkan kewaspadaan.
Pengendara disarankan untuk mencari jalur alternatif atau menunggu hingga debit air surut jika kondisi hujan kembali lebat.
Hingga berita ini diturunkan, sisa-sisa genangan masih terlihat di beberapa titik rendah jalur tersebut, meski intensitas hujan mulai mereda.