![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Di bulan suci ramadan bukannya perbanyak ibadah, malah melakukan kemaksiatan. Akibatnya empat pemuda dilaporkan hilang di Sungai Ketiwon, perbatasan Kota Tegal dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu 01 Maret 2026 malam.
Mereka diduga melompat ke Sungai, saat aparat kepolisian melakukan penggerebakan judi sabung ayam di Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.
Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto, membenarkan bahwa hingga Senin (02/03/2026) siang, keempat korban belum ditemukan. “Iya, belum ada (ditemukan),” kata Sunarto melalui Rilis ke awak media, Senin 02 Maret 2026.
Sunarto mengungkapkan, kejadian bermula pada Minggu sekitar pukul 15.00 WIB, ketika empat pemuda diduga tengah mengikuti judi sabung ayam di Jalan Timor Timur RT 06 RW 10, Kelurahan Panggung.
Tak lama berselang, petugas dari Polres Tegal Kota melakukan operasi razia di lokasi tersebut. Diduga panik saat penggerebekan berlangsung, keempat pemuda itu melarikan diri dengan cara terjun ke Sungai Ketiwon yang berada tidak jauh dari lokasi.
Namun hingga malam hari, keempatnya tak kunjung kembali. Sekitar pukul 23.45 WIB, tiga orang saksi melaporkan kejadian tersebut ke Posko SDB Tegal Timur.
Adapun identitas keempat korban yang dilaporkan hilang menurut data PMI Kabupaten Tegal yakni:
1. Muhammad Akbar (32), warga Jalan Delima, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.
2. Samsul (31), warga Jalan Delima RT 04 RW 02, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.
3. Udin, warga Jalan Mejabung, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur.
4. Sendi, warga Jalan Padamura, Karangjati, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian dan belum ada korban yang berhasil ditemukan.
Sementara itu Kasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Husen Asnawi membenarkan awalnya ada penggerebekan di lokasi tersebut pada Minggu sore.
Namun lantaran diduga informasi bocor, petugas saat tiba di lokasi hanya menemukan beberapa orang berikut barang bukti seperti ayam jago.
"Kita tidak melakukan pengejaran apalagi meletuskan tembakan peringatan. Tidak ada. Kita sampai lokasi, diduga sudah pada melarikan diri. Baru pada malam hari kami mendapat informasi ada 4 warga yang belum ditemukan," kata Husen.
Husen mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi dari pihak Tim SAR gabungan yang masih melakukan pencarian. Ia berharap, para terduga korban dapat ditemukan dengan kondisi selamat.