![]() |
|
|
MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 28 Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan buka bersama yang dirangkaikan dengan sosialisasi olahan bolu biji durian untuk kesehatan.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama ibu-ibu Desa Rajawetan, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat edukasi.
Sejak sore hari, mahasiswa KKN bersama ibu-ibu desa telah bergotong royong menyiapkan hidangan berbuka puasa. Suasana kebersamaan begitu terasa saat proses memasak dilakukan secara bersama-sama.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang makan bersama, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara mahasiswa dan masyarakat selama masa pengabdian di Desa Rajawetan.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga mengadakan sosialisasi mengenai pemanfaatan biji durian sebagai bahan dasar pembuatan bolu sehat. Selama ini, biji durian sering kali dibuang dan dianggap tidak memiliki nilai guna. Padahal, jika diolah dengan benar, biji durian memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.
Mahasiswa menjelaskan bahwa biji durian mengandung karbohidrat kompleks yang dapat menjadi sumber energi alternatif. Kandungan serat di dalamnya juga membantu melancarkan sistem pencernaan serta menjaga kesehatan usus.

Selain itu, biji durian mengandung mineral seperti kalsium dan fosfor yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Terdapat pula kandungan antioksidan alami yang dapat membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh.
Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa biji durian yang telah melalui proses perebusan atau pengolahan yang tepat dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil karena indeks glikemiknya yang relatif lebih rendah dibandingkan tepung terigu biasa. Hal ini menjadikan tepung biji durian berpotensi sebagai alternatif bahan pangan yang lebih sehat apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Dalam praktiknya, mahasiswa memperagakan tahapan pengolahan biji durian, mulai dari pencucian, perebusan untuk menghilangkan getah dan zat antinutrisi, pengeringan, hingga penghalusan menjadi tepung.
Tepung tersebut kemudian dicampurkan dengan bahan-bahan lain untuk menghasilkan bolu yang lembut dan memiliki cita rasa khas. Ibu-ibu Desa Rajawetan tampak antusias mengikuti proses tersebut dan aktif bertanya mengenai takaran bahan serta teknik pengolahan yang tepat.
Selain manfaat kesehatan, inovasi bolu biji durian ini juga memiliki nilai ekonomi. Pemanfaatan limbah biji durian dapat mengurangi sampah organik sekaligus membuka peluang usaha rumahan. Dengan pengemasan yang menarik dan promosi yang baik, produk ini berpotensi menjadi ciri khas olahan lokal Desa Rajawetan.
Menjelang waktu berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah singkat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi, serta memanfaatkan potensi lokal untuk kesejahteraan bersama. Saat adzan magrib berkumandang, seluruh peserta menikmati hidangan berbuka dengan penuh rasa syukur, termasuk mencicipi bolu biji durian hasil olahan bersama.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 28 Universitas Peradaban tidak hanya mempererat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pemanfaatan bahan pangan lokal yang menyehatkan dan bernilai ekonomi.
Diharapkan inovasi ini dapat terus dikembangkan oleh ibu-ibu Desa Rajawetan sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesehatan dan kesejahteraan keluarga
Tim Mahasiswa KKN Kelompok 28 UPB di Desa Rajawetan, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes:

Usama (Fakultas Sains dan Teknologi), Silvi Cahyaningjati (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Aisatul Fadilah (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Indah Ghina B.A (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan).
Fany Rio Aprilian (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Farah Alifia Saputri (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Rizki Wandira (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Diah Indrasari (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), M. Azzam Zuhdi (Fakultas Sains dan Teknologi), Sendi Febriansyah (Fakultas Sains dan Teknologi).