![]() |
|
|
MAHASISWA KKN Kelompok 11 Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, kembali menghadirkan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kali ini, program itu adalah membuat keranjang penampung sampah khusus botol dan cup plastik di RT 5 RW 4 Dukuh Albarokah, Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Program ini dilatarbelakangi oleh inisiatif mahasiswa yang ingin menumbuhkan kebiasaan membuang sampah secara terpisah sejak dini, khususnya kepada anak-anak. Selama observasi lapangan, mahasiswa melihat bahwa sampah plastik seperti botol minuman dan cup sekali pakai masih sering tercampur dengan sampah organik.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa berinisiatif membuat keranjang khusus untuk menampung sampah plastik agar lebih mudah dipilah dan dikelola. Keranjang sampah tersebut ditempatkan di area yang ramai digunakan anak-anak untuk bermain dan bersosialisasi. Lokasi strategis ini dipilih agar anak-anak terbiasa melihat dan menggunakan tempat sampah yang sesuai dengan jenisnya.
Selain membuat keranjang, mahasiswa juga memberikan edukasi sederhana kepada anak-anak tentang pentingnya memilah sampah. Mereka menjelaskan perbedaan antara sampah organik dan anorganik, serta dampak sampah plastik terhadap lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
Pendekatan yang digunakan dibuat santai dan interaktif seperti mengobrol tanpa adanya forum formal agar anak-anak lebih terbuka dan mudah memahami informasi yang disampaikan. Dengan cara ini, diharapkan kebiasaan baik dapat tumbuh secara alami dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu: -1. Membiasakan masyarakat, khususnya anak-anak, untuk memilah sampah plastik sejak dini. -2. Mengurangi pencampuran sampah organik dan anorganik di lingkungan RT 5. -3. Meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. -4. Mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertata di tingkat dusun.
Dengan adanya keranjang penampung sampah plastik ini diharapkan masyarakat dapat bersama-sama memberikan manfaat atau dampak positif bagi lingkungan, seperti; Mengurangi penumpukan sampah plastik yang berserakan; Memudahkan proses pengumpulan dan daur ulang sampah plastic; Menciptakan lingkungan bermain yang lebih bersih dan sehat bagi anak-anak; Menjadi contoh sederhana praktik pemilahan sampah di tingkat masyarakat.
Warga RT 5 Dukuh Albarokah menyambut baik program ini. Mereka berharap kebiasaan memilah sampah dapat terus berlanjut meskipun masa KKN telah selesai. Melalui program sederhana namun berdampak ini, Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 11 menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, yakni membiasakan generasi muda peduli terhadap lingkungan sejak saat ini.
Tim Kelompok 11 KKN UPB Kabupaten Brebes, di Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:

Cinta Dwi Anjani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Nugroho tri yuliansah (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Aisya Renata Bahaswar (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik), Isnaeni (Fakultas Ekonomika dan Bisnis).
M. Khoerul Faqih (Fakultas Sains dan Teknologi), Pandu Apriyanto (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Kurniawati (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Nur Amalia Khasanah (Fakultas Sains dan Teknologi), Aulia Turrohmah (Fakultas Sains dan Teknologi).