![]() |
|
|
SEBAGAI bagian dari komitmen menciptakan sekolah yang aman dan ramah anak, mahasiswa KKN Kelompok 13 Universitas Peradaban (UPB) Bumiayu, Kabupaten Brebes, mengadakan kegiatan edukasi privasi tubuh di SDN Paguyangan 02, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Kegiatan edukasi privasi tubuh ini menjadi langkah preventif dalam membekali siswa, dengan pemahaman penting tentang batasan diri dan perlindungan pribadi sejak usia dini.
Di era sekarang, edukasi mengenai privasi tubuh bukan lagi hal yang biasa untuk dibahas, melainkan kebutuhan yang harus dikenalkan secara tepat dan sesuai usia anak. Melalui pendekatan yang hangat dan komunikatif, mahasiswa KKN menyampaikan materi dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Anak-anak diajak memahami bahwa setiap individu memiliki hak atas tubuhnya sendiri. Mereka belajar bahwa ada bagian tubuh yang bersifat pribadi dan tidak boleh disentuh atau diperlihatkan kepada orang lain tanpa alasan yang jelas dan pendampingan orang dewasa yang dipercaya. Penjelasan diberikan dengan contoh-contoh situasi sehari-hari agar siswa mampu mengenali kondisi yang aman maupun yang perlu diwaspadai.
Tidak hanya itu, siswa juga diperkenalkan pada konsep sentuhan yang membuat nyaman dan sentuhan yang menimbulkan rasa tidak aman. Melalui diskusi interaktif dan simulasi sederhana, anak-anak belajar mengenali perasaan mereka sendiri. Mereka diajak untuk lebih peka terhadap rasa takut, malu, atau tidak nyaman sebagai tanda bahwa sesuatu tidak baik sedang terjadi.
Mahasiswa KKN juga menanamkan keberanian kepada siswa untuk berkata “tidak” ketika merasa terganggu. Anak-anak diberikan pemahaman bahwa menjaga diri bukanlah bentuk ketidaksopanan, melainkan bentuk keberanian dan penghargaan terhadap diri sendiri. Selain itu, siswa didorong untuk tidak menyimpan rahasia yang membuat mereka merasa tidak aman, serta segera melapor kepada guru atau orang tua.

Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh semangat. Para siswa terlihat aktif bertanya dan berpartisipasi dalam sesi diskusi. Dukungan dari pihak sekolah pun menjadi faktor penting dalam terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan lancar.
Melalui edukasi ini, diharapkan siswa SDN Paguyangan 02 mampu tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, memahami batasan diri, serta menghargai batasan orang lain.
Kolaborasi antara sekolah dan mahasiswa KKN 13 Desa Paguyangan menjadi wujud nyata kepedulian terhadap perlindungan anak dan pembentukan karakter yang kuat sejak dini. Karena anak yang berani menjaga dirinya hari ini, adalah generasi tangguh di masa depan.
Tim Kelompok 13 KKN Mahasiswa UPB di Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:

Tri Agung Nugroho (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Ulfi Amelin (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Putri Iftikhatun Inayah (Fakultas Sains dan Teknologi), Ayu Fatimah Az Zahra (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Hesti Puspita Sari (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan).
Muhamad Haekal Wildani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Nurul Hasanah (Fakultas Sains dan Teknologi), Ana Istifadah (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Intan Maulida Putri (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Miko Ardiyanto (Fakultas Sains dan Teknologi).