Edukasi Anti-Bullying Bersama Mahasiswa KKN UPB di SD Negeri Paguyangan 01
.
Senin, 23/02/2026, 09:13:09 WIB

MAHASISWA KKN Kelompok 13 Universitas Peradaban (UPB) Bumiayu, Kabupaten Brebes, melaksanakan kegiatan edukasi bertema anti-bullying di SD Negeri Paguyangan 01, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja yang berfokus pada pembentukan karakter, serta penguatan nilai empati dan kepedulian sosial pada siswa sekolah dasar. Untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Mahasiswa KKN membuka sesi dengan pertanyaan ringan seputar pengalaman pertemanan siswa sehari-hari. Dari diskusi tersebut, perlahan siswa diajak memahami bahwa tindakan sederhana seperti mengejek, memanggil dengan julukan yang tidak disukai, mengucilkan teman dari kelompok bermain, hingga mendorong atau memukul, termasuk dalam kategori bullying.

Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak. Tidak hanya berupa penjelasan satu arah, tetapi juga diselingi dengan permainan edukatif, ice breaking, serta simulasi sikap yang seharusnya dilakukan ketika melihat atau mengalami perundungan. Pendekatan ini membuat siswa lebih aktif berpartisipasi dan berani mengungkapkan pendapatnya.

Mahasiswa KKN juga menekankan bahwa bullying tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi dapat meninggalkan luka emosional yang mendalam. Korban bullying bisa merasa takut, tidak percaya diri, bahkan kehilangan semangat belajar. Oleh karena itu, penting bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang saling menghargai dan mendukung.

Lebih dari sekadar memahami definisi, siswa diajak untuk menumbuhkan rasa empati—mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Mereka diajak membayangkan bagaimana perasaan seorang teman yang diejek atau dijauhi. Dari refleksi sederhana tersebut, muncul kesadaran bahwa setiap perkataan dan tindakan memiliki dampak yang besar.

Sesi yang paling berkesan dan penuh makna dalam kegiatan ini adalah cap jempol komitmen anti-bullying. Mahasiswa KKN menyiapkan gambar pohon besar tanpa daun, Pohon tersebut melambangkan lingkungan sekolah, sedangkan daun-daunnya melambangkan kebaikan yang tumbuh dari setiap individu.

Satu per satu siswa maju ke depan untuk memberikan cap jempol berwarna sebagai simbol komitmen pribadi. Sebelum menempelkan cap jempol, siswa bersama-sama mengucapkan janji sederhana, di antaranya:

-1. Berkomitmen untuk tidak melakukan bullying dalam bentuk apa pun, -2. Tidak menjadi penonton yang diam saat melihat perundungan, -3. Berani melaporkan kepada guru jika terjadi tindakan bullying, -4. enjadi teman yang saling mendukung, menghargai, dan menyemangati.

Cap jempol berwarna-warni tersebut perlahan memenuhi pohon dan membentuk daun-daun indah. Momen ini menjadi simbol bahwa kebaikan akan tumbuh subur apabila dilakukan bersama-sama. Suasana kelas pun terasa haru dan penuh semangat, karena setiap siswa merasa memiliki peran dalam menciptakan perubahan.

Pohon komitmen tersebut tidak hanya menjadi pajangan, tetapi juga pengingat visual bahwa setiap anak telah berjanji untuk menjaga lingkungan sekolah tetap aman dan nyaman.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN 13 Desa Paguyangan dan SDN Paguyangan 01, diharapkan tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, empati tinggi, serta mampu membangun pertemanan yang sehat dan positif.

Karena sejatinya, sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat tumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan, rasa hormat, dan kebaikan yang akan dibawa hingga masa depan

Tim Kelompok 13 KKN Mahasiswa UPB di Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes:

Tri Agung Nugroho (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Ulfi Amelin (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Putri Iftikhatun Inayah (Fakultas Sains dan Teknologi), Ayu Fatimah Az Zahra (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Hesti Puspita Sari (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan).

Muhamad Haekal Wildani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Nurul Hasanah (Fakultas Sains dan Teknologi), Ana Istifadah (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Intan Maulida Putri (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Miko Ardiyanto (Fakultas Sains dan Teknologi).