![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) -- Akses jalan poros kabupaten yang menghubungkan wilayah Bantarkawung dan Desa Tambakserang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, lumpuh akibat tertimbun material longsor, Kamis (19/2).
Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah selatan Brebes sejak siang hari. Akibatnya, tebing di sepanjang ruas jalan tersebut runtuh dan menutup akses satu-satunya bagi warga desa.
"Material tanah dan batu dari tebing longsor menutup badan jalan secara total," kata Kepala Desa Tambakserang, Usep Asikin.
Pantauan di lokasi menunjukkan material longsor setinggi satu hingga dua meter menutup badan jalan di tiga titik berbeda.
Kondisi ini membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas.
Putusnya jalan ini menjadi pukulan berat bagi warga, mengingat jalur tersebut merupakan urat nadi perekonomian menuju pusat kecamatan, pasar, dan fasilitas kesehatan.
Usep mengatakan hambatan ini sangat terasa karena bertepatan dengan momen bulan Ramadhan, di mana mobilitas warga untuk memenuhi kebutuhan pokok biasanya melonjak tajam.
"Memasuki bulan Ramadhan ini mobilitas warga biasanya meningkat. Jalur ini akses utama menuju pasar dan Puskesmas," tuturnya.
Untuk sementara, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif. Namun, rute tersebut dinilai berisiko karena medan yang sempit dan waktu tempuh yang jauh lebih lama, terutama bagi kendaraan pengangkut logistik.
Merespons kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes melalui Posko Bumiayu telah dikerahkan ke lokasi.
Petugas melakukan peninjauan untuk menentukan langkah penanganan darurat dan pembersihan material.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Namun, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat cuaca ekstrem yang masih membayangi wilayah Brebes selatan.