Mahasiswa KKN Latih Ibu-Ibu PKK Membuat Sabun Cuci Tangan “Piperis” dari Daun Sirih
.
Minggu, 15/02/2026, 08:31:29 WIB

...mendorong terciptanya inovasi produk lokal yang berkelanjutan dan bermanfaat...

MAHASISWA KKN Kelompok 5 Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun cuci tangan yang berbahan dasar daun sirih yang diberi nama “Sabun Piperis.”

Kegiatan pada Jumat 13 Februari 2026 ini, dilaksanakan bersama ibu-ibu PKK Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan keterampilan dan potensi ekonomi lokal.

Pelatihan ini bertujuan untuk memanfaatkan tanaman herbal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual. Daun sirih dipilih sebagai bahan utama, karena memiliki kandungan antibakteri alami yang baik untuk menjaga kebersihan tangan serta mendukung pola hidup bersih dan sehat.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi menjadi lima kelompok agar seluruh ibu-ibu PKK dapat berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pembuatan. Proses dimulai dari perebusan daun sirih hingga menghasilkan air rebusan berwarna kehijauan. Air rebusan tersebut kemudian disaring dan didinginkan sebelum dicampurkan dengan bahan-bahan lainnya.

Adapun bahan yang digunakan dalam pembuatan Sabun Piperis meliputi texapon (SLES) sebagai bahan pembentuk busa dan pembersih utama, NaCl (natrium klorida) sebagai pengental, gliserin sebagai pelembap agar tangan tidak kering, essence lemon untuk memberikan aroma segar, coloris sebagai pewarna (opsional), serta air rebusan daun sirih sebagai bahan alami utama yang memiliki sifat antibakteri.

Proses pencampuran dilakukan secara perlahan agar bahan tercampur merata dan tidak menghasilkan busa berlebihan. NaCl ditambahkan sedikit demi sedikit hingga diperoleh kekentalan yang sesuai. Setelah busa mengendap, sabun dikemas ke dalam botol pompa dan diberi label “Sabun Piperis.”

Nama “Piperis” diambil dari kata Piper, yang merupakan nama latin daun sirih, sehingga mencerminkan konsep produk alami namun tetap modern. Produk ini tidak hanya dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai usaha kecil yang dapat menambah penghasilan keluarga.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari ibu-ibu PKK yang antusias mengikuti setiap tahap pelatihan. Selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan tangan, program ini juga menumbuhkan semangat kerja sama dan kewirausahaan berbasis potensi lokal.

Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa Universitas Peradaban berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kaliwadas, serta mendorong terciptanya inovasi produk lokal yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi kesejahteraan bersama.

Tim Kelompok 5 KKN Mahasiswa UPB di Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes:

Amelia khana pertiwi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Anan sudiningtiyas (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Titi Kurniati (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Cindy ayu amelia (Fakultas Ekonomika dan Bisnis).

Emi nur shabrina (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Yulita amelia (Fakultas Sains dan Teknologi), Meli Amalia (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Candra Bani anggara (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Ilham arif maulana (Fakultas Sains dan Teknologi), Ahdi tri juliyanto (Fakultas Sains dan Teknologi).