![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Baribis Kabupaten Brebes terus berupaya menjaga kestabilan distribusi air bersih kepada pelanggan.
Menyusul, tim teknis telah melakukan proses penyambungan sekaligus relokasi pipa DN 200 dan DN 150 di wilayah Adisana, Kecamatan Bumiayu.
Langkah ini diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap galian di lokasi penempatan pipa yang baru guna memastikan infrastruktur jaringan tetap aman dan optimal.
Proses relokasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan akses aliran air bagi masyarakat di wilayah selatan Brebes.
Tantangan Distribusi dan Koordinasi dengan PDAB
Di sisi lain, manajemen Perumda Tirta Baribis juga memberikan edukasi terkait skema distribusi air.
Selama ini, sebagian pasokan air yang dikelola Perumda dibeli dari Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) milik Pemerintah Provinsi. Hal ini sering kali menimbulkan kesalahpahaman di tingkat pelanggan saat terjadi kendala teknis.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Baribis Brebes, Fanny Shandra Desatian, menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektoral menjadi kunci utama, terutama jika terjadi kebocoran pada jaringan hulu yang dikelola provinsi.
"Kami sangat memahami keluhan masyarakat ketika distribusi terhambat. Namun, perlu diketahui bahwa sebagian sumber air kita berasal dari PDAB Provinsi.
Jika terjadi kebocoran atau kerusakan pada ranah pipa PDAB, secara teknis kewenangan perbaikan berada di tangan mereka. Kami di daerah tidak bisa melakukan intervensi langsung pada aset provinsi, namun kami terus berkoordinasi secara intensif agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin," ujar Fanny Shandra Desatian, Rabu 11 Februari 2026.
Komitmen Pelayanan
Fanny menambahkan bahwa meskipun ada batasan kewenangan pada titik-titik tertentu, Perumda Tirta Baribis tetap mengedepankan pelayanan yang responsif.
Relokasi pipa di Adisana ini adalah salah satu bukti bahwa tim lapangan tetap bekerja keras menangani aset yang berada di bawah kendali langsung kabupaten.
"Semangat kami adalah mewujudkan pelayanan yang bersih, efektif, responsif, efisien, dan seimbang. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar proses teknis di lapangan, baik yang kami kerjakan sendiri maupun hasil koordinasi dengan PDAB, dapat berjalan lancar demi kenyamanan pelanggan," pungkasnya.