![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) mencatatkan capaian progresif dalam upaya pemerataan pendidikan.
Dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma - Wurja , sebanyak 13.081 warga belajar dinyatakan berhasil menuntaskan pendidikan mereka melalui program unggulan Minterna Bocah Tekan Tuntas.
Program ini menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Daerah untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Kabupaten Brebes.
Capaian Dindikpora tidak hanya berhenti pada penuntasan wajib belajar. Melalui program Beresi Sekolahan, pemerintah telah melakukan perbaikan dan peningkatan sarana prasarana di ratusan titik satuan pendidikan, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Selain itu, akses menuju pendidikan tinggi kini semakin terbuka bagi masyarakat kurang mampu. Tercatat, program SKSS telah memberikan kesempatan bagi 480 mahasiswa untuk melanjutkan studi di universitas.
Sementara itu, gerakan GAS 12 Tahun secara nyata telah mengembalikan ratusan siswa yang sempat putus sekolah untuk kembali ke meja belajar.
Kepala Dindikpora Kabupaten Brebes, Sutaryono, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen pendidikan yang bergerak secara simultan dalam satu tahun terakhir.
"Kami di Dindikpora terus bergerak untuk menghadirkan pendidikan yang lebih adil dan berkelanjutan. Target kami jelas, yakni membangun Brebes Beres sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Brebes melalui pendidikan yang menyentuh langsung akar rumput.
Program Minterna, GAS 12 Tahun, hingga perbaikan sarana adalah langkah konkret agar tidak ada lagi anak Brebes yang terhambat pendidikannya karena faktor ekonomi maupun fasilitas," tegas Sutaryono, Selasa 10 Februari 2026.
Lebih lanjut, Sutaryono menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan tren positif ini.
"Pendidikan yang kuat tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tapi lahir dari kepedulian kita semua. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga anak-anak kita agar tetap sekolah dan terus belajar demi masa depan Brebes yang lebih baik," imbuhnya.
Dengan berbagai terobosan ini, Dindikpora Kabupaten Brebes optimis bahwa kualitas pendidikan di "Kota Bawang" akan terus meningkat secara signifikan pada tahun-tahun mendatang.