Mahasiswa KKN UPB Edukasi Anti Bullying untuk Siswa Kelas V MI Darul Ulum Kalilangkap
.
Rabu, 04/02/2026, 22:38:10 WIB

BULLYING masih menjadi salah satu permasalahan yang sering ditemui di lingkungan sekolah dasar, termasuk di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Perilaku ini tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis siswa, tetapi juga memengaruhi perkembangan sosial dan prestasi belajar mereka.

Menyadari pentingnya pencegahan bullying sejak dini, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban (UPB) Bumiayu, Kabupaten Brebes Kelompok 02 Desa Kalilangkap, melaksanakan edukasi anti bullying bagi siswa kelas V MI Darul Ulum Kalilangkap.

Kegiatan edukasi anti bullying ini dilaksanakan pada Selasa 3 Februari 2026, di MI Darul Ulum Kalilangkap. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas V dengan antusiasme yang tinggi. Adapun mahasiswa KKN yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah Laras Faradilla, Anisa Suci Lestari, dan Nabila Kurnia Ningsih.

Sekolah merupakan lingkungan utama bagi anak-anak untuk belajar, berinteraksi, dan membentuk karakter. Namun, dalam praktiknya masih sering dijumpai perilaku bullying, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun sosial.

Pada siswa kelas V MI Darul Ulum Kalilangkap, bullying kerap terjadi akibat perbedaan fisik, kemampuan akademik, latar belakang keluarga, maupun perbedaan karakter antar siswa.

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang oleh individu atau kelompok yang merasa lebih kuat, terhadap individu yang dianggap lebih lemah.

Jika tidak ditangani dengan baik, perilaku ini dapat menyebabkan korban mengalami rasa takut, rendah diri, stres, hingga penurunan prestasi belajar. Oleh karena itu, edukasi anti bullying menjadi bagian penting dalam upaya pembentukan karakter siswa di sekolah.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan pemahaman dasar kepada siswa mengenai pengertian bullying, jenis-jenis bullying, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa kelas V MI agar mudah dipahami.

Mahasiswa menjelaskan beberapa jenis bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, antara lain bullying fisik seperti memukul atau mendorong, bullying verbal seperti mengejek dan menghina, bullying sosial seperti mengucilkan teman, serta pengenalan singkat mengenai cyberbullying.

Selain itu, siswa juga diajak memahami dampak bullying, baik bagi korban maupun pelaku, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

Untuk membuat suasana pembelajaran lebih menarik, kegiatan ini dilengkapi dengan diskusi interaktif, tanya jawab, serta contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Melalui metode ini, siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga aktif berpartisipasi dan berani mengungkapkan pendapat.

Edukasi anti bullying yang dilaksanakan tidak terlepas dari penanaman nilai-nilai pendidikan karakter. Mahasiswa KKN menekankan pentingnya sikap saling menghormati, tolong-menolong, dan empati dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Siswa juga diajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kelas yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying.

Selain itu, mahasiswa mendorong siswa agar berani melapor kepada guru apabila mengalami atau melihat tindakan bullying. Peran guru dan teman sebaya dinilai sangat penting dalam mencegah dan menangani bullying di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa Universitas Peradaban Bumiayu tidak hanya berperan sebagai pelaksana program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam dunia pendidikan.

Edukasi anti bullying yang dilakukan di MI Darul Ulum Kalilangkap diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa, khususnya dalam membentuk karakter yang berakhlak baik dan peduli terhadap sesama.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang kondusif dan ramah anak. Dengan pendekatan yang edukatif dan menyenangkan, pesan anti bullying dapat diterima dengan lebih baik oleh siswa.

Bullying merupakan permasalahan serius yang perlu mendapatkan perhatian sejak dini, khususnya di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah. Melalui kegiatan edukasi anti bullying yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN UPB, diharapkan siswa mampu memahami bahaya bullying, serta menerapkan nilai-nilai saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.

Kerja sama antara sekolah, orang tua, dan mahasiswa KKN UPB menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.

Tim Kelompok 02 KKN Mahasiswa UPB, Kabupaten Brebes, di Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah:

Sumyyah Azzahra (Fakultas Sains dan Teknologi), Laras Faradilla (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Muhamad Nurul Ikhsan (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Khusen Rusliyadi (Fakultas Ekonomi dan Bisnis).

Anisa Suci Lestari (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Muhamad Nanda (Fakultas Sains dan Teknologi), Tuti Susilawati (Fakultas Sains dan Teknologi), Naina Zihan Derismayani (Fakultas ilmu sosial dan Politik), Nabila Kurnia Ningsih (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan).