Pascabanjir di Desa Penggarutan Brebes, Endapan Pasir dan Batu Jadi Berkah Ekonomi Warga
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Minggu, 01/02/2026, 17:03:40 WIB

PanturaNews (Brebes) – Banjir bandang yang menerjang Desa Penggarutan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, meninggalkan fenomena unik bagi warga setempat. 

Meski menyisakan trauma, banjir tersebut membawa material pasir dan batu dalam jumlah melimpah yang kini dimanfaatkan warga sebagai sumber penghasilan tambahan.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (01/02/2026) ini menyebabkan endapan material yang cukup tebal di sekitar pemukiman, aliran sungai, hingga lahan pertanian warga, khususnya di wilayah RT 01 RW 01.

Warga sekitar merespons kondisi ini dengan mengumpulkan material tersebut untuk memperbaiki infrastruktur atau rumah yang rusak akibat terjangan air.

Bahkan, menjual kelebihan pasir dan batu sebagai sumber penghasilan di tengah masa pemulihan ekonomi pascabencana.

Salah satu warga terdampak, Zaki, mengungkapkan perasaan dilematisnya atas kejadian ini. Ia mengaku bersyukur namun tetap waspada.

"Ada sedih dan takut karena banjirnya cukup besar. Tapi ada bahagianya juga, karena sekarang material pasir dan batu sangat melimpah," ujar Zaki saat ditemui di lokasi, Minggu (01/02/2026).

Meski mendapatkan keuntungan ekonomi dari material yang tertinggal, masyarakat Desa Penggarutan tetap menyimpan kekhawatiran besar. 

Risiko kerusakan bangunan yang lebih parah serta ancaman keselamatan jiwa jika banjir serupa kembali terjadi tetap menjadi beban pikiran utama warga.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih bergotong-royong membersihkan sisa lumpur sembari mengumpulkan material berharga tersebut, sembari berharap adanya langkah pencegahan dari pihak terkait agar bencana serupa tidak terulang di masa depan.