Bupati Brebes Instruksikan Audit Dana BOS demi Wujudkan Program Sekolah Gratis
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Kamis, 29/01/2026, 21:08:57 WIB
Foto: Dokumen

PanturaNews (Brebes) – Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menginstruksikan Inspektorat serta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). 

Langkah tegas ini diambil sebagai tahap awal untuk merealisasikan program sekolah gratis bagi seluruh anak di Kabupaten Brebes.

Bupati yang akrab disapa Mitha ini menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang harus dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

"Rencana saya bulat, Brebes sekolah gratis. Tahap awal, dana BOS harus diaudit dulu untuk melihat apakah cukup atau tidak. Kalaupun kurang, nanti kita pikirkan solusinya, termasuk menambah anggaran dari APBD," ujar Mitha saat memberikan keterangan di hadapan awak media, Kamis (29/1/2026).

Kepala Dindikpora Kabupaten Brebes, Sutaryono, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut. 

Ia menjelaskan bahwa audit sangat penting untuk memetakan kebutuhan riil siswa dan menghapus belanja-belanja yang dianggap tidak mendesak di lingkungan sekolah.

Berdasarkan data Dindikpora, saat ini terdapat selisih yang cukup signifikan antara dana BOS yang diterima dengan kebutuhan operasional di lapangan:

   1. Tingkat SD: Dana BOS saat ini Rp 930 ribu/siswa, sementara kebutuhan riil mencapai Rp 1,8 juta/siswa.

   2. Tingkat SMP: Dana BOS saat ini Rp 1,14 juta/siswa, sementara kebutuhan riil mencapai Rp 2,4 juta/siswa.

"BOS harus diaudit betul agar penggunaannya sesuai peruntukan. Kebutuhan minor yang tidak penting harus dikurangi sehingga orang tua tidak lagi dibebani biaya macam-macam," tegas Sutaryono.

Secara teknis, Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Brebes, Apriyanto Sudarmoko, mengonfirmasi bahwa tim auditor akan mulai turun ke lapangan pada Februari 2026. 

Audit ini akan menghitung penggunaan dana secara riil untuk memastikan tidak ada pemborosan anggaran.

"Prinsipnya kita hitung penggunaan riil sesuai kebutuhan siswa. Proses ini memerlukan waktu yang tidak singkat agar hasilnya akurat," pungkas Apriyanto.

Program sekolah gratis ini menjadi salah satu prioritas dalam kepemimpinan Mitha-Wurja, di samping upaya percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang saat ini juga tengah masif dilakukan di wilayah Brebes.