![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – PT Tirta Utama Jawa Tengah melalui Perumda Air Minum Tirta Baribis Kabupaten Brebes tengah melakukan upaya percepatan perbaikan jaringan pipa di mata air Tuk Suci yang terdampak bencana.
Proses pemulihan ini menghadapi tantangan besar akibat medan geografis yang ekstrem dan dampak kerusakan infrastruktur pasca banjir.
Berdasarkan laporan resmi, kerusakan ini dipicu oleh banjir yang menerjang Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, pada Minggu, 25 Januari 2026.
Kabag Humas Perumda Air Minum Tirta Baribis Kabupaten Brebes, Yudi Triyono Raharjo, menjelaskan, bencana tersebut menyebabkan pipa distribusi utama terputus, sehingga diperlukan langkah penanganan teknis segera.
Menurut Yudi, petugas saat ini sedang melakukan koneksi pipa berukuran DN 100, 150, dan 200 yang diarahkan menuju BPT 1 Bulakan.
Proses pengangkutan peralatan perbaikan ke lokasi Tuk Suci, kata Yudi, juga memerlukan perjuangan berat karena harus melewati jalur dengan kemiringan yang sangat curam.
Dalam upaya perbaikan jaringan pipa jaringan itu, pihaknya menekankan pentingnya aspek keselamatan bagi para petugas mengingat risiko tinggi di medan operasional.
"Proses mobilisasi peralatan untuk perbaikan jaringan Tuk Suci memerlukan perjuangan yang sangat berat dengan medan yang sangat curam. Mohon doanya agar semua pekerjaan diberi keselamatan," ujarnya, Kamis 29 Januari 2026.
Hingga saat ini, tim teknis masih terus bekerja di titik kerusakan untuk memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan dapat kembali normal dalam waktu dekat.