Cahrudin ke Kader PDIP Brebes: Jangan Mencla-mencle dan Jaga Etika Media Sosial
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Minggu, 25/01/2026, 15:25:54 WIB

PanturaNews (Brebes) – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Cahrudin, memberikan peringatan keras kepada seluruh kadernya untuk menjaga loyalitas dan martabat partai. 

Dalam peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan yang digelar di Paguyangan, Minggu, 25 Januari 2026, ia meminta para kader tidak bersikap oportunis atau "mencla-mencle" dalam berpolitik.

Pesan menohok itu disampaikan Cahrudin di hadapan ratusan pengurus dan kader yang memadati Cafe Orange Paguyangan.

Menurutnya, loyalitas adalah fondasi utama bagi partai berlambang banteng moncong putih tersebut untuk tetap kokoh di Kabupaten Brebes.

Kritik Terhadap "Kader Kutu Loncat"

Cahrudin menyoroti pentingnya konsistensi sikap, terutama bagi pengurus di tingkat PAC. Ia menegaskan bahwa menjadi bagian dari PDI Perjuangan bukan sekadar urusan administratif, melainkan komitmen ideologis.

"Saya ingatkan seluruh kader, jaga loyalitas. Jangan mencla-mencle atau mudah berpindah-pindah partai hanya karena mengikuti arus sesaat," ujar Cahrudin dengan nada tegas di sela prosesi pemotongan tumpeng syukur HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri.

"Rem" di Media Sosial

Selain soal loyalitas, Cahrudin juga menyoroti perilaku kader di dunia digital. Di tengah banjir informasi, ia meminta kader lebih bijak dalam mengunggah aktivitas ke media sosial. 

Menurutnya, tidak semua hal perlu dipublikasikan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap persepsi publik.

Ia menekankan pentingnya desain perilaku yang mampu membangun citra positif partai, bukan justru memicu kontroversi.

"Kader harus paham kondisi masyarakat. Gunakan media sosial secara tepat. Komunikasi kita harus membangun simpati, agar kehadiran partai benar-benar dirasakan manfaatnya dan disukai rakyat," terangnya.

Terkait dinamika pemerintahan di Brebes, Cahrudin menyatakan bahwa PDI Perjuangan akan terus memainkan peran sebagai partai penyeimbang. 

Ia menegaskan sikap partai untuk mendukung penuh kebijakan Bupati Brebes yang pro-rakyat, namun tetap akan bersuara lantang jika ditemukan penyimpangan.

"Kita kesampingkan urusan pribadi. Jika pejabat bekerja dengan benar, kita dukung. Tapi jika ada yang menyimpang, wajib bagi kita untuk mengingatkan," kata mantan anggota DPRD Brebes tersebut.

Acara ditutup dengan aksi kemanusiaan berupa donor darah dan pemberangkatan tim bantuan sosial menuju wilayah Bumiayu untuk membantu warga yang terdampak bencana.