Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Observasi Pengelolaan Sampah di Desa Pagojengan
.
Sabtu, 24/01/2026, 23:10:58 WIB

PENGELOLAAN sampah masih menjadi persoalan lingkungan yang sering ditemui di wilayah pedesaan. Di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan masyarakat serta keterbatasan sarana pendukung.

Kondisi inilah yang mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, untuk memulai kegiatan pengabdian dengan melakukan observasi lapangan.

Observasi dilakukan sebagai langkah awal sebelum merancang program kerja pengelolaan sampah. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik, seperti lingkungan permukiman warga, sepanjang jalan desa, area fasilitas umum, serta lokasi yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah.

Tujuannya adalah untuk melihat secara langsung kondisi pengelolaan sampah yang selama ini berlangsung di Desa Pagojengan. Dari hasil pengamatan, sampah rumah tangga menjadi jenis sampah yang paling banyak ditemukan.

Sampah tersebut umumnya belum dipilah antara sampah organik dan anorganik, sehingga seluruhnya dibuang secara bercampur. Di beberapa lokasi, masih terlihat tumpukan sampah di lahan kosong maupun di pinggir jalan desa. Kondisi ini berpotensi menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.

Selain melakukan pengamatan lingkungan, mahasiswa KKN juga melakukan komunikasi singkat dengan warga dan perangkat desa. Dari hasil interaksi tersebut, diketahui bahwa keterbatasan tempat pembuangan sampah serta kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan sampah, menjadi penyebab utama belum optimalnya penanganan sampah di Desa Pagojengan.

Observasi juga difokuskan pada pencarian lokasi yang memungkinkan untuk dijadikan sebagai tempat pengelolaan sampah, seperti titik pengumpulan sampah terpilih atau pengolahan sampah organik. Dalam hal ini, beberapa aspek dipertimbangkan, antara lain kemudahan akses, keamanan lingkungan, serta kedekatan dengan permukiman warga.

Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa KKN Universitas Peradaban berupaya memastikan bahwa program pengelolaan sampah yang akan dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat desa. Observasi menjadi dasar penting dalam menyusun program kerja yang realistis, mudah diterapkan, dan berkelanjutan.

Melalui observasi ini, diharapkan program pengelolaan sampah yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan Desa Pagojengan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Tim Kelompok 12 KKN Mahasiswa Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah:

Khoerul Fuadhi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Seli Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PGSD), Nabilla Defira Putri Maisaan (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Risma Nur Qolfiah (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Farmasi), Retno Mulyani (Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika).

Endah Khoerunisa ((Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Informatika), Naufal Muhammad Husen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), Nadya Qonita Rahma (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Manajemen), M. Hanki Alhan (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prodi  Ilmu Komunikasi), Isma Nur Fitriani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prodi PBIN).