![]() |
|
|
USAHA kuliner Kentang Mix Cita Rasa Mamah Muda, masih bertahan dan diminati masyarakat Bumiayu sejak mulai beroperasi pada 2014. UMKM yang dikelola oleh Bapak Hasan ini, berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Bumiayu, Kabupaten Brebes, dan telah beroperasi sejak 2014 dengan harga jual sekitar Rp 5.000 per bungkus.
Kentang goreng ini dikenal luas oleh masyarakat sekitar dan kerap dikonsumsi oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sekolah hingga orang tua. Kentang goreng yang dikenal sebagai makanan dari budaya Barat tidak serta-merta disajikan dalam bentuk aslinya.
Di Bumiayu, jajanan ini mengalami penyesuaian rasa melalui penggunaan bumbu khas lokal. Penyesuaian tersebut menunjukkan bagaimana makanan dari luar dapat beradaptasi dan menjadi bagian dari kebiasaan konsumsi warga.

Seluruh proses produksi masih dilakukan secara manual, mulai dari pengupasan bahan hingga proses penggorengan. Aktivitas tersebut tidak hanya menjaga kualitas produk, tetapi juga mencerminkan praktik usaha kecil yang dapat dimanfaatkan sebagai pembelajaran langsung mengenai kewirausahaan dan pengolahan pangan berbasis lingkungan sekitar.
Keberadaan UMKM ini turut memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi lokal. Dengan harga yang terjangkau dan proses produksi sederhana, usaha kentang goreng ini menjadi sumber penghasilan bagi pemilik sekaligus menyediakan pilihan jajanan bagi masyarakat.
Rahman (2023) menyebutkan, bahwa UMKM kuliner berperan penting dalam menopang ekonomi masyarakat serta menjaga keberlanjutan usaha pangan lokal.

Selain itu, interaksi antara Bapak Hasan sebagai pelaku usaha dengan konsumen dalam aktivitas jual beli sehari-hari menunjukkan nilai sosial yang melekat pada UMKM.
Sejalan dengan pandangan Utami (2018), makanan tidak hanya berfungsi sebagai pemenuh kebutuhan konsumsi, tetapi juga menjadi produk budaya hasil interaksi antara pengaruh global dan budaya lokal.
