Jalan Penghubung Dukuh Cilinduk Brebes Amblas 1 Meter, Warga Terisolir
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Jumat, 02/01/2026, 19:41:03 WIB
Warga bergotong royong mengurig jalan yang amblas akibat longsor agar bisa dilalui.

PanturaNews (Brebes) – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, mengakibatkan ruas jalan kabupaten di Dukuh Cilinduk, Desa Jipang, amblas pada Kamis, 1 Januari 2026. 

Peristiwa yang terjadi pada sore hari tersebut menyebabkan akses transportasi lumpuh total dan membuat warga setempat terisolir.  

Jalan amblas tersebut diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 1 meter dengan panjang mencapai 30 meter. 

Amblasnya jalan diduga kuat akibat curah hujan tinggi di wilayah Brebes bagian selatan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam. 

Karena ruas ini merupakan akses satu-satunya bagi kendaraan bermotor menuju Dukuh Cilinduk, mobilitas warga kini terhenti sepenuhnya.  

Merespons kejadian tersebut, Anggota DPRD Brebes, Sudono bersama jajaran UPT PU Bantarkawung langsung meninjau lokasi kerusakan. 

Sudono mengonfirmasi bahwa kondisi jalan saat ini tidak dapat dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.  

"Jalan akses Dukuh Cilinduk – Desa Bangbayang tersebut lumpuh total," ujar Sudono di lokasi kejadian.  

Sebagai langkah awal, masyarakat Dukuh Cilinduk bersama relawan bencana melakukan pengurugan sementara secara swadaya. Hal ini dilakukan agar jalan dapat segera dilalui kembali secara terbatas oleh warga yang memiliki keperluan mendesak.  

Pihak UPT PU setempat telah melakukan inventarisasi kerusakan untuk menentukan langkah perbaikan selanjutnya. 

Sudono menekankan pentingnya asesmen teknis yang mendalam karena struktur tanah di lokasi tersebut sangat labil dan kejadian serupa sudah berulang kali terjadi.  

"Mengingat jalan di lokasi tersebut sangat labil struktur tanahnya dan sudah berulang kali mengalami amblas, pentingnya melakukan asesmen yang tepat agar tidak terjadi kejadian serupa," pungkasnya. 

Pemerintah dan pihak terkait menghimbau masyarakat serta pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di area terdampak, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.