Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Dua Pelajar di Sungai Gung. Tenggelam Saat Membuat Konten
LAPORAN JOHARI
Jumat, 17/10/2025, 17:12:15 WIB
Penemuan jasad pelajar di Sungai Gung

PanturaNews (Tegal) - Jasad dua pelajar SMA 4 Tegal yang tenggelam di Sungai Gung, setelah terjun dari jembatan Langon saat membuat konten, sudah ditemukan oleh warga dan Tim SAR gabungan, Jumat 17 Oktober 2025.

Plt Kasi Humas Polres Tegal Kota, AKP Sakmadi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban pertama atas nama Septian Wahyu Ramadhani (16), warga Jalan Bawal, Kelurahan Tegalsari, berhasil ditemukan pada Jumat pagi sekitar pukul 05.10 oleh warga dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban pertama ditemukan sekitar pukul 05.10 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah sakit,” ujar AKP Sakmadi, Jumat 17 Oktober 2025.

Setelah melakukan pencarian lanjutan, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kedua, Nata Qolbi Hidayat (16) warga Jalan Flores Kelurahan Panggung, Kota Tegal, pada Jumat siang sekitar pukul 13.45 WIB.

"Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi saat pertama kali terjun ke sungai, dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” jelasnya 

Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap rekan-rekan korban, diketahui bahwa aksi terjun bebas tersebut telah direncanakan sebelumnya dan sempat dibagikan melalui grup WhatsApp.

Peristiwa bermula ketika kedua korban bersama tiga temannya berhenti di area sawah dekat jembatan. Meski sempat diperingatkan warga agar tidak melompat ke sungai, keduanya tetap nekat melakukan aksi tersebut hingga akhirnya tenggelam.

Tim gabungan dari Polri, BPBD, Basarnas, dan relawan SAR Arnavat dikerahkan dalam proses pencarian sejak Kamis sore hingga Jumat siang.

Polres Tegal Kota mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar, agar tidak melakukan aktivitas berisiko tinggi di sungai atau tempat terbuka tanpa pengawasan orang dewasa.

“Kami harap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan tidak menantang bahaya demi konten atau kesenangan sesaat,” tegas AKP Sakmadi.