![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan stok pupuk subsidi hingga 273% di atas ketentuan minimum pemerintah untuk mendukung para petani menjelang musim tanam Oktober 2025.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun industri pupuk yang kuat dan pangan berdaulat.
Officer Pendukung Penjualan Wilayah 2 Pupuk Indonesia, Drikarsa, menjelaskan, bahwa dari total alokasi 66.502 ton pupuk subsidi di Kabupaten Brebes, 42.727 ton telah tersalurkan hingga pertengahan Oktober, atau sekitar 64%. Penyaluran ini mencakup:
1. Urea: 26.644 ton dari 43.500 ton
2. NPK: 15.222 ton dari 21.500 ton
3. Organik: 861 ton dari 1.500 ton
Sisa stok di gudang distributor masih mencapai 7.289 ton, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama masa tanam.
“Kami terus berkoordinasi dengan distributor dan kios resmi agar penyaluran berjalan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran. Ini bagian dari komitmen kami untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Drikarsa, dalam kegiatan sosialisasi bersama petani bawang merah di Brebes, Rabu (15/10/2025).
Pupuk Indonesia juga mengingatkan petani untuk memastikan nama mereka terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) agar dapat menerima pupuk subsidi sesuai aturan.
Industri pupuk yang kuat, menurut Drikarsa, adalah fondasi untuk kemandirian dan kedaulatan pangan Indonesia.
Perusahaan terus mendorong efisiensi produksi, penguatan distribusi, dan inovasi layanan bagi petani, khususnya di wilayah sentra produksi seperti Brebes.
Membangun industri pupuk yang tangguh berarti membangun kemandirian pangan bangsa. Pupuk Indonesia siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pangan berdaulat,” pungkasnya.