![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Kepolisian Resor Brebes bergerak cepat mengungkap kasus tragedi maut di Jalan Raya Lingkar Bumiayu, Kabupaten Brebes, yang menewaskan seorang remaja berinisial MAN (16).
Dua orang terduga pelaku telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Brebes.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (7/9/2025) dini hari sekitar pukul 00.40 WIB di depan Jadi Baru Mall, Kecamatan Bumiayu. Korban yang melintas sendirian dengan sepeda motor dihadang sekelompok orang, lalu terjatuh dan mengalami luka serius di bagian kepala.
Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Resandro Hendriajati, mengatakan pengungkapan kasus dilakukan melalui olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, dan analisis rekaman CCTV.
“Setelah bukti awal terpenuhi, status perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan. Dua orang kemudian ditetapkan sebagai terduga pelaku dan sudah diamankan,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Sebelumnya, autopsi yang dilakukan tim forensik Biddokkes Polda Jawa Tengah mengungkap fakta mengejutkan. Saat jenazah korban diperiksa, ditemukan potongan kayu reng sepanjang sekitar 10 sentimeter menancap di belakang kepala korban.
Hal itu memperkuat dugaan korban meninggal bukan hanya karena terjatuh, tetapi akibat kekerasan.
Pihak keluarga korban membantah tuduhan yang beredar di media sosial bahwa MAN terlibat balap liar.
“Almarhum hanya kebetulan lewat. Malam itu ia hendak menagih utang temannya. Bukan ikut balapan,” kata Kris, pihak keluarga, Senin (8/9/2025).
Kasus ini menjadi perhatian luas warganet. Banyak yang mendesak polisi segera menuntaskan penyelidikan dan mengadili pelaku sesuai hukum.
“Usut sampai tuntas pelakunya,” tulis akun @elleoyzx2 di media sosial.
Saat ini, penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku serta menyiapkan gelar perkara bersama Kejaksaan. Polisi menegaskan akan mengusut kasus ini hingga tuntas.