Semarak Kecamatan Expo Leuwiliang 2025: Wadah Untuk Mendukung UMKM Naik Kelas
.
Sabtu, 16/08/2025, 13:50:58 WIB

DALAM memperingati HUT RI ke-80, Pemerintah Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar Semarak Kecamatan Expo 2025 yang menjadi ajang promosi dan penguatan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Leuwiliang.

TIM Mahasiswa Program Penguatan Kapasitas Ormawa (PPKO) dari Forest Management Students’ Club (FMSC) 2025, Institut Pertanian Bogor (IPB) University, turut mendukung acara yang berlangsung meriah pada 11 Agustus 2025 di Alun-Alun Leuwiliang, mengangkat tema “Mendukung UMKM Leuwiliang Naik Kelas”.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, S.E dengan dihadiri oleh unsur Forkopimcam, perwakilan OPD terkait, perangkat desa, dan masyarakat umum. Sebanyak UMKM dari 11 desa turut berpartisipasi, menampilkan produk-produk unggulan lokal mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk pertanian.

Produk yang dijual pun terdapat berbagai jenis, di antaranya terdapat makanan berat dan makan kemasan ringan. Pada stand Desa Karacak yang turut dibantu oleh Tim Mahasiswa Program Penguatan Kapasitas Ormawa (PPKO) FMSC 2025 terdapat 15 produk UMKM.

Yaitu dodol durian, dodol cempedak, dodol nanas, dodol tomat, sirup manggis, sari kulit manggis, noga, opak singkong, kripik opak singkong, kripik ubi ungu, kripik pisang, keceprek melinjo, teh tubruk kulit manggis, teh celup kulit manggis, madu kecil, dan madu ukuran besar.

Kisaran harga bermacam mulai dari yang termurak itu Rp 7.500 hingga Rp 60.000. Dari hasil penjualan terdapat jenis produk yang unggulan yaitu dari produk kripik pisang yang harga satuannya hanya Rp 7.500, kemudian kedua yang terlaris adalah dari minuman sari kulit manggis dengan harga satuannya Rp 10.000.

Rangkaian acara Semarak Kecamatan Expo Leuwiliang 2025 begitu beragam, meliputi khitanan massal, penyambutan kirab bendera, pembagian bibit tanaman, cek kesehatan gratis, donor darah, serta berbagai layanan publik seperti SIM keliling.

Juga pajak kendaraan, pajak PBB, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan hewan, pelayanan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB), dan pelayanan KB gratis.

Adanya berbagai macam kegiatan memiliki tujuan manfaat tersendiri. Seperti selain berfokus pada promosi produk UMKM lokal, kegiatan ini pun memiliki tujuan seperti health awareness kepada warga lokal, dan menyediakan layanan publik untuk kepentingan warga sekitar.

Tak hanya itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba stand UMKM, lomba memasak Finna Food, pentas budaya, dan hiburan rakyat yang mengundang antusiasme pengunjung. Pada setiap stand desa memiliki ciri khas tersendiri, misalnya pada stand Desa Karacak terdapat hiasan lukisan durian dan manggis, karena memang di Desa Karacak memiliki komoditas utama dari buah durian dan manggis.

Namun, tidak hanya memperlihatkan komoditas lokal, melainkan terdapat hiasan 17-an juga seperti bendera merah putih, balon merah putih, serta pernak pernik lain yang sangat meriah. Lomba memasak diselenggarakan dengan sangat meriah, ibu-ibu yang menjadi koki sangat bersemangat untuk memasak hidangan yang nikmat dan menggugah selera penonton.

Pada pentas budaya terdapat berbagai seni, di antaranya pantomim yang lucu seperti adegan drama hiburan, acara bernyanyi dengan suara yang merdu dan menggelegar, dan pentas bela diri pencak silat yang memukau.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bogor menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai momentum bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha, memperluas jaringan pemasaran, dan meningkatkan kualitas produk.

“Pemerintah Kabupaten Bogor mendukung penuh langkah-langkah inovatif untuk mendorong UMKM Leuwiliang naik kelas, sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Semarak Kecamatan Expo Leuwiliang 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memeriahkan peringatan HUT RI, tetapi juga menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi lokal melalui sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Tim Mahasiswa PPKO FMSC 2025 Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Prodi Manajemen Hutan IPB University: Pandu Yoga PP, Putri Helmaliana H, Kania Siti A, Parsha Pratama J, Zahwa Azkiya S.

Khairul Bazar, R. Amelia Siti IM, Ghina Khansa, Muhammad Zulkarnain, Azzahra Nuranti, Tabryan Salam, Mohamad Bayu E, Adhiya Radhin Fasya, Fita Qorri. Email: ppkofmsc2025@gmail.com.