![]() |
|
|
PanturaNews (Pemalang) – Kericuhan terjadi saat acara tabligh akbar Habib Rizieq yang digelar di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Rabu (23/7/2025) malam.
Acara yang semula berlangsung khusyuk dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam dan Haul KH Muhammad Hasyim itu mendadak berubah mencekam setelah massa dari dua kelompok ormas berselisih.
Bentrokan terjadi antara massa Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) dengan Front Persaudaraan Islam (FPI), yang berujung pada aksi saling serang dan menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka.
Bupati Minta Warga Tak Terprovokasi
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, langsung turun ke lapangan dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi.
Anom menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga.
“Setelah kejadian ini, Pemalang harus tetap kondusif. Jangan mudah terprovokasi dan jangan terbawa emosi,” ujar Anom, Kamis (24/7/2025).
Anom mengharapkan bahwa ke depan tidak boleh lagi ada perselisihan yang membawa nama agama atau golongan.
11 Orang Terluka, Termasuk Dua Polisi
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, bahwa data sementara ada sebanyak 11 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat bentrokan tersebut.
Mereka terdiri dari anggota ormas PWI-LS dan dua personel kepolisian dari Polres Pemalang. Mereka mendapat perawatan di sejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat.
Berikut daftar nama korban luka dan lokasi perawatannya:
1. Ad (PWI-LS) – Sragen
-Luka robek di kepala
2. KF (PWI-LS) – Demak
-Luka robek di kepala
3. RNF (PWI-LS) – Pemalang
-Tangan kanan terkilir
4. AW (PWI-LS) – Brebes
-Luka robek kepala bagian belakang
5. KA (PWI-LS) – Kebumen
-Luka robek kepala belakang
6. MM (PWI-LS) – Demak
-Luka robek di hidung
7. MO (PWI-LS) – Solo
-Luka robek di punggung
8. Bripka MB – Polres Pemalang
-Luka robek di pelipis kanan
9. Bripda NAW– Polres Pemalang
-Luka robek kepala belakang
10. PO (PWI-LS) – Solo
-Luka robek di bibir dan jari kiri
11. MKH (PWI-LS) – Bumiayu
-Luka belum disebutkan
Polisi Masih Selidiki Pemicu Bentrokan
Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti bentrokan dan terus melakukan pendataan korban. Pihak keamanan juga telah disiagakan untuk menghindari bentrokan lanjutan.