Teror Pemerkosaan Paksa Ibu dan Anak Korban Mengungsi ke Kandang Ayam Karena Diancam Dibunuh
LAPORAN TIM PANTURANEWS
Jumat, 27/06/2025, 11:22:53 WIB
Foto : Ilustrasi

PanturaNews (Pekalongan) – Ibu dan anak asal Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, terpaksa mengungsi dan hidup di dalam kandang ayam di Pekalongan selama sebulan terakhir, tempat suaminya bekerja.

Keputusan pahit ini diambil lantaran ibu dan anak perempuan dalam keluarga tersebut menjadi korban pemerkosaan dan pencabulan, serta dihantui ancaman pembunuhan dari pelaku berinisial Cas.

Kas (40), kepala keluarga, menceritakan kondisi pilu yang menimpa istri, C (32), dan putri remajanya yang masih berusia 13 tahun. 

Ditemui di lokasi pengungsian, Kas mengungkapkan bahwa istrinya diperkosa di depan anak-anak mereka pada akhir April lalu. 

Sementara putrinya telah dicabuli sebanyak empat kali, dengan kejadian terakhir pada awal Mei. Semua tindakan keji ini, kata Kas, dilakukan pelaku yang masih satu desa dengan mereka.

"Awalnya saya tidak tahu kejadiannya, istri dan anak tidak cerita. Kalau cerita, pelaku mengancam akan membunuh," ujar Kas, Kamis (26/6/2025).

Ia baru mengetahui kejadian memilukan ini sebulan lalu setelah istri dan anaknya memberanikan diri bercerita. 

Tanpa pikir panjang, demi keselamatan keluarganya, Kas langsung membawa mereka mengungsi ke tempatnya bekerja di Pekalongan. 

"Anak istri baru cerita sebulan lalu, langsung saya bawa ke sini, ke tempat kerja untuk keamanan," tambahnya.

Menurut Kas, insiden pemerkosaan dan pencabulan itu selalu terjadi di rumah mereka pada malam hari. Kondisi rumah mereka yang sederhana, berdinding papan kayu dan memiliki celah meski sudah dikunci, diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya.

"Dilakukan di rumah semua, saat malam. Kalau anak saya saat anak saya sendirian, istri pas di luar rumah," jelas Kas. 

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka pada alat kelamin putrinya akibat perbuatan bejat pelaku.

Keluarga ini kini masih harus bersembunyi di kandang ayam yang sesekali menjadi tempat istirahat mereka. 

Mereka berharap agar kasus ini segera ditangani oleh pihak berwenang sehingga mereka bisa kembali ke rumah tanpa dihantui rasa takut dan ancaman.