Diduga Gelapkan Rp200 Juta, Sekdes Diamankan Polisi dari Amukan Warga
LAPORAN TIM PANTURANEWS
Jumat, 23/05/2025, 18:38:39 WIB
Seorang sekretaris desa di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dievakuasi oleh pihak kepolisian dari kantor desa setelah menjadi sasaran kemarahan warga yang menuntut dirinya mundur dari jabatan, Jumat 23 Mei 2025.

PanturaNews ( Pekalongan) - Seorang sekretaris desa di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dievakuasi oleh pihak kepolisian dari kantor desa setelah menjadi sasaran kemarahan warga yang menuntut dirinya mundur dari jabatan, Jumat 23 Mei 2025.

Insiden terjadi di Desa Sijambe, Kecamatan Wonokerto. Ratusan warga, termasuk para ibu rumah tangga, meluapkan kekecewaan karena dugaan korupsi dana desa yang dilakukan oleh sekretaris desa. 

Ia disebut telah menggelapkan dana lebih dari Rp200 juta, sehingga menyebabkan berbagai proyek seperti perbaikan jalan dan drainase tak kunjung rampung.

Aksi massa sempat memanas. Warga mencoba menghadang dan menggedor mobil polisi yang mengevakuasi pejabat desa tersebut. 

Kepolisian pun mengerahkan personel tambahan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat pernah terjadi insiden serupa sebelumnya, ketika warga membakar kantor desa karena tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Sekretaris desa yang bersangkutan menolak mundur dengan alasan telah mengembalikan sebagian dana dan belum ada keputusan resmi terkait pemberhentiannya.

Sementara itu, Kepala Desa Sijambe, Wahidin, mengaku sempat ragu untuk mengambil langkah tegas karena khawatir menabrak aturan. Namun setelah berkonsultasi, ia menyatakan siap menerbitkan surat keputusan (SK) penonaktifan jika prosesnya sesuai dengan ketentuan.

“Kalau menyalahi aturan saya tidak berani. Tapi setelah saya tanyakan ke pihak terkait, ternyata tidak menabrak aturan, jadi saya siap keluarkan SK,” kata Wahidin.