![]() |
|
|
PanturaNews (Semarang) - Kepala Bagian Perundang-Undangan Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, kini mengemban amanah baru sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Pelantikan dirinya bersama 28 pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, pada Rabu (7/5/2025).
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengakselerasi pelayanan publik.
Gubernur Luthfi dalam sambutannya menyampaikan keyakinannya bahwa penempatan para pejabat baru ini akan meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Hari ini saya yakin dan percaya jabatan yang baru diemban oleh para jabatan pratama tinggi itu, nanti akan menambah akselerasi daripada pelayanan publik di tempat kita untuk masyarakat," ujar Luthfi usai pelantikan.
Mutasi jabatan ini juga dipandang sebagai langkah strategis dalam rangka akselerasi kepegawaian dan mengisi kekosongan di beberapa dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Gubernur Luthfi mengatakan bahwa rotasi jabatan ini penting untuk menjaga kesehatan organisasi pemerintahan.
Iwanuddin Iskandar, yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Bupati Brebes, termasuk dalam daftar 29 pejabat yang dilantik.
Penunjukannya sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat diharapkan dapat membawa pengalaman dan pemahamannya terkait dinamika pemerintahan daerah ke tingkat provinsi.
Selain Iwanuddin Iskandar, sejumlah nama lain juga mengisi posisi penting dalam struktur organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Beberapa di antaranya adalah Dhoni Widianto sebagai Asisten Administrasi, Sadimin sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Henggar Budi Anggoro sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang.
Gubernur Luthfi juga menyoroti pengelolaan belanja pegawai di Jawa Tengah yang dinilai sangat baik, dengan proporsi yang sesuai dengan aturan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD, yakni maksimal 30 persen dari total APBD.
Kondisi ini memungkinkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengoptimalkan manajemen talenta dalam pengisian jabatan ASN, mengedepankan merit system berdasarkan kompetensi dan rekam jejak.
"Dengan dilantiknya 29 pejabat pimpinan tinggi pratama ini, diharapkan dapat semakinSolid dan responsif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.
Berikut adalah sebagian daftar pejabat yang dilantik bersama Iwanuddin Iskandar:
1. Iwanuddin Iskandar: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
2. Dhoni Widianto: Asisten Administrasi
3. Sadimin: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
4. Henggar Budi Anggoro: Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang
5. Muhammad Masrofi: Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata
6. Agung Hariyadi: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
7. Raden Rara Utami Rahajeng: Kepala Badan Kepagawaian Daerah