Kapolres Brebes: Kami Ingin Mereka Kembali Tersenyum
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Selasa, 06/05/2025, 22:14:41 WIB

PanturaNews (Brebes) – Tawa anak-anak kembali terdengar di antara tenda-tenda darurat yang berjajar di Posko Pengungsian Gunungpoh, Desa Mendala, Kecamatan Sirampog. 

Di tengah duka akibat tanah bergerak yang memaksa mereka mengungsi dari rumah sendiri, secercah harapan itu muncul dari tangan-tangan yang datang membawa empati, bukan hanya bantuan.

Selasa (6/5/2025) siang, Polres Brebes hadir tak sekadar mengantar logistik. Mereka datang dengan sebuah misi, yaitu memulihkan luka yang tak terlihat luka psikologis.

Di bawah komando Kapolres Brebes AKBP Achmad Oka Mahendra, Tim Konselor Polres menggelar program trauma healing bagi anak-anak dan lansia, kelompok yang paling rentan dalam situasi bencana.

“Ini bukan hanya tentang bantuan materi, tapi bagaimana kami bisa sedikit meringankan beban psikologis warga, terutama anak-anak, agar mereka bisa kembali tersenyum,” ujar Kapolres Brebes., AKBP Achmad Oka Mahendra.

Dan senyum itu pun benar-benar kembali. Aiptu Anung Hanintyo, seorang personel yang juga anggota tim konselor, naik ke depan. Tangannya lincah memainkan trik sulap sederhana yang justru membuat mata anak-anak terbelalak kagum. Tawa pecah, beberapa orang dewasa ikut tersenyum haru. Di antara kabar duka dan malam yang dingin, siang itu terasa hangat.

Tak hanya sulap, anak-anak juga diajak bermain dan beraktivitas oleh tim konselor yang dipimpin Iptu Fatihin. Lewat permainan ringan dan ice breaking, mereka berusaha membuka kembali pintu-pintu keceriaan yang sempat tertutup tanah longsor.

Sementara itu, di tenda lain, personel Dokkes melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Kapolres Brebes bersama jajarannya juga membagikan perlengkapan tenda, susu untuk anak-anak dan lansia, hingga kebutuhan sandang. 

“Dengan bantuan ini kami ingin memberikan kenyamanan dan semangat, meski dalam keterbatasan,” ujar Kapolres Brebes.

Camat Sirampog, Slamet Budi Raharjo, turut menyambut baik kegiatan tersebut. 

“Kehadiran Polres Brebes sangat berarti. Mereka menyentuh sisi yang jarang tersentuh jiwa para korban,” katanya.