Dari Tuntutan Upah hingga Hiburan UMKM: Begini Kondisi Peringatan Hari Buruh di Brebes
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Kamis, 01/05/2025, 16:26:43 WIB
Para buruh menyalakan flare usai melakukan aksi unjuk rasa dan audensi dengan Bupati Brebes di Peringatan Hari Buruh Internasional di depan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT).

PanturaNews (Brebes) – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Brebes diwarnai aksi damai dan audiensi antara tiga serikat buruh. Diantaranya Sebumi, SPN, dan KSBI dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Brebes, di Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Kamis 1 Mei 2025.

Dalam aksi tersebut mereka menyampaikan lima tuntutan krusial yang menjadi perhatian utama kaum pekerja di wilayah tersebut.

Kelima tuntutan yang disuarakan meliputi kenaikan upah bulanan menjadi Rp3.500.000, penghapusan sistem kerja kontrak yang dinilai merugikan kepastian kerja, penyediaan lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi tenaga kerja laki-laki, perlindungan hak-hak buruh melalui regulasi daerah (Perda), serta perbaikan mendesak terhadap infrastruktur jalan dan penerangan jalan yang dinilai kurang memadai.

Bambang Suhendri, salah seorang perwakilan serikat buruh, secara khusus menyoroti urgensi kenaikan upah. 

Menurutnya, upah saat ini sebesar Rp2.200.000 per bulan jauh dari kata layak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

“Dengan gaji Rp2,2 juta, buruh kesulitan memenuhi kebutuhan hidup layak,” tegasnya. 

Ia memberikan contoh konkret bagaimana pekerja dengan tanggungan cicilan rumah akan kesulitan mencukupi kebutuhan lainnya dengan tingkat upah saat ini.

Selain isu upah, Bambang juga mendesak adanya fasilitas transportasi jemputan karyawan. Ia mencatat bahwa saat ini baru segelintir perusahaan di Brebes yang menyediakan fasilitas tersebut, padahal hal ini dapat meringankan beban biaya transportasi pekerja.

Menanggapi aspirasi para buruh, Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, memberikan respons positif. 

Ia menyatakan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Brebes akan segera mengambil langkah proaktif dengan memfasilitasi pertemuan antara perwakilan buruh dan seluruh jajaran direksi perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Brebes.

“Insha Allah, hari Senin kami akan memanggil seluruh direktur perusahaan di Kabupaten Brebes untuk membahas harapan para buruh,” ujarnya di hadapan para peserta audiensi.

Paramitha juga menyampaikan apresiasinya terhadap jalannya peringatan May Day di Brebes yang berlangsung kondusif. 

Selain orasi dan audiensi, acara tersebut juga diisi dengan kegiatan positif seperti hiburan, senam bersama, dan pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

“Saya apresiasi peringatan May Day yang berjalan baik dengan kegiatan positif. Semoga keinginan buruh Brebes dapat difasilitasi, menjadikan mereka lebih sejahtera dan mapan,” pungkasnya.