![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Reses untuk menjaring aspirasi masyarakat (Jaring Asmara) anggota DPRD Kota Tegal Beni Ageng Penggalih SH dan anggota DPR RI H Agung Widyantoro SH MH dari Partai Golkar, digelar di Perum Pondok Martoloyo, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, dihadiri ratusan warga, Minggu 16 Maret 2025.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Tegal Beni Ageng Penggalih akan mengawal Program Indonesia Pintar (PIP) yang digelontorkan pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa.
Beni Ageng Penggalih mengatakan dirinya baru saja mendapat tamu kehormatan dalam reses yakni Anggota Komisi X DPR RI Agung Widiyantoro yang membawa program PIP untuk masyarakat Kota Tegal.
Dia pun mengaku siap mendukung dan mengawal program PIP tersebut yang merupakan pokir DPR RI Komisi X dari Fraksi Golkar.
"Kita yang di daerah siap mendukung dan mensukseskan program PIP yang merupakan pokir DPR RI Komisi X," kata Beni Ageng Penggalih usai menggelar Reses Masa Persidangan II Tahun 2025, Minggu 16 Maret 2025.
Menurut Beni, untuk tahap awal yang akan dilakukan adalah mendata siapa saja yang belum mendapat program PIP. Tentunya dengan mengisi formulir.
"Kita akan lakukan pendataan mulai dari tim dan yang hadir pada reses siang ini," jelasnya.
Tak hanya terkait PIP, Beni pada reses kali ini juga menjaring aspirasi masyarakat untuk dapat dimasukkan dalam musrenbang Kota Tegal.
"Sebenarnya Reses Masa Persidangan II itu pada bulan April namun kita ajukan agar segala aspirasi masyarakat bisa kita ajukan dalam musrenbang," ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Agung Widiyantoro yang hadir dalam reses tersebut mengajak masyarakat agar jangan sampai anaknya putus sekolah.
Pasalnya pemerintah telah menyiapkan program bantuan PIP dan beasiswa hingga perguruan tinggi.
PIP, kata Agung bertujuan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat menyelesaikan pendidikan.
Untuk besaran dana PIP, pada jenjang SD yaitu Rp 450.000 per tahun, jenjang SMP sebesar Rp 750.000 per tahun dan jenjang SMA sebesar Rp 1.800.000 per tahun.
Sedangkan untuk KIP kuliah pemerintah menyediakan Rp 2,4 juta sampai Rp 12 juta per semester dengan menyesuaikan program studi dan akreditasi kampus.
"Khusus untuk KIP kuliah, hanya untuk mahasiswa baru yang menerima. Tidak hanya per semester saja, tapi juga memdapatkan bantuan biaya hidup atau living cost sebesar Rp 800.000," ungkap Agung Widiyantoro Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil Kota/Kab Tegal dan Kab Brebes.