![]() |
|
|
...masyarakat dapat lebih sadar akan pola makan sehat yang sesuai dengan kebutuhan tubuh...
DALAM upaya meningkatkan gizi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita gizi kurang, Puskesmas Cimanggu II Kabupaten Cilacap, mengadakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal.
Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 39 Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes di Desa Mandala, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, turut serta dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan.

Keterlibatan mahasiswa KKN ini, menjadi bentuk nyata kontribusi akademisi dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Mahasiswa berperan dalam berbagai aspek persiapan, mulai dari membantu pengolahan bahan pangan lokal, hingga pendistribusian makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita yang membutuhkan.
Pangan lokal yang digunakan, seperti ubi, tempe, ikan, dan sayuran hijau, dipilih karena kandungan gizinya yang tinggi serta ketersediaannya di lingkungan sekitar. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, program ini tidak hanya meningkatkan asupan gizi masyarakat tetapi juga mendorong pemanfaatan hasil pertanian setempat.
Selain membantu persiapan dan distribusi, mahasiswa KKN juga turut serta dalam kegiatan edukasi gizi bagi ibu hamil dan orang tua balita. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya asupan nutrisi yang seimbang.

Khususnya bagi ibu hamil KEK dan balita yang mengalami masalah gizi. Dengan pendekatan yang interaktif dan berbasis pengalaman, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pola makan sehat yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam program ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam mengatasi permasalahan gizi di tingkat lokal. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program PMT berbasis pangan lokal ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu dan anak.
Mahasiswa KKN tidak hanya mendapatkan pengalaman lapangan yang berharga, tetapi juga turut serta dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang.

Melalui keterlibatan dalam program ini, mahasiswa KKN Universitas Peradaban juga dapat mengembangkan keterampilan sosial, komunikasi, dan kepemimpinan dalam komunitas. Mereka belajar langsung bagaimana menghadapi tantangan di lapangan serta memahami dinamika sosial yang mempengaruhi keberhasilan program kesehatan masyarakat. Hal ini menjadi pengalaman yang berharga dalam membangun kesiapan mereka sebagai calon pemimpin di masa depan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ibu hamil KEK dan balita gizi kurang di wilayah Puskesmas Cimanggu II dapat mengalami perbaikan status gizi secara signifikan. Program PMT berbasis pangan lokal ini menjadi langkah konkret dalam mengatasi masalah gizi di tingkat desa, sekaligus menjadi contoh bagi wilayah lain untuk mengembangkan inisiatif serupa.
Mahasiswa KKN Universitas Peradaban pun telah menunjukkan, bahwa akademisi memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup.

Mahasiswa KKN UP Kelompok 39 Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap: Suci Diva Pambayun, Emil Izzatul Maula, Faikohtul Zakiyah, Zella Arfi Andiny, Davi Al Faqih, Mahmudah, Sendi Firmansah, Lilis Suryani, Naufal Sofwan, Ahmad Muslih Ramadhana.