![]() |
|
|
MAHASISWA KKN Kelompok 3 Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, melaksanakan salah satu program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta edukasi tentang etika batuk yang benar di SDN Cilibang 02, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu 12 Februari 2025, dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB di kelas 1, dengan pemateri yang disampaikan salah satu mahasiswa KKN yaitu Selly Tri Pangesti. Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan sejak dini.
Dalam program ini, dapat memberikan edukasi mengenai kebiasaan hidup bersih dan sehat, seperti cara mencuci tangan dengan sabun yang benar, menjaga kebersihan lingkungan, serta pola makan sehat. Selain itu, kami juga mengajarkan etika batuk yang benar, yaitu dengan menutup mulut menggunakan siku bagian dalam atau tisu, guna mencegah penyebaran kuman dan penyakit.

Sebagai bagian dari kegiatan edukasi, mahasiswa KKN juga menunjukan banner cuci tangan yang berisi langkah-langkah mencuci tangan yang benar dan sesuai. Banner ini dirancang dengan tampilan yang menarik agar mudah dipahami oleh siswa kelas 1 yang masih dalam tahap belajar membaca.
Gambar-gambar ilustratif yang digunakan dalam banner ini menunjukkan urutan langkah mencuci tangan dengan jelas, mulai dari membasahi tangan, menggosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ibu jari, hingga membilas dengan air bersih.
Untuk membuat suasana lebih menarik, mahasiswa KKN mengadakan praktik langsung dengan siswa, seperti mencuci tangan dengan benar dan simulasi cara batuk yang sesuai dengan etika kesehatan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap kegiatan, bahkan mereka berlomba-lomba untuk mempraktikkan apa yang telah diajarkan.

Diharapkan edukasi yang diberikan dapat bermanfaat bagi para siswa, dan dengan adanya kegiatan ini anak-anak mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai kebiasaan hidup sehat dan etika batuk yang benar, dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selama dua jam pelaksanaan, suasana kelas tetap hidup dan menyenangkan. Penyampaian materi menggunakan metode pembelajaran yang interaktif agar siswa tidak merasa bosan. Selain demonstrasi dan praktik langsung juga, menyisipkan permainan edukatif untuk membuat mereka semakin tertarik dalam memahami pentingnya hidup bersih dan sehat.
Misalnya, dalam sesi mencuci tangan, mahasiswa KKN mengajak mereka bernyanyi bersama agar lebih mudah mengingat langkah-langkah mencuci tangan yang benar. Begitu pula dalam edukasi etika batuk, bisa menggunakan simulasi dengan cerita sederhana sehingga anak-anak lebih mudah memahami dampak dari kebiasaan yang tidak sehat.
Program ini bertujuan untuk membangun kebiasaan sehat sejak dini. Anak-anak merupakan agen perubahan yang bisa menularkan kebiasaan baik ini kepada teman dan keluarganya. Mahasiswa berharap ilmu yang dibagikan dapat menjadi kebiasaan baik yang terus mereka terapkan.
Melihat antusiasme dan semangat siswa dalam mengikuti kegiatan ini, kami mahasiswa KKN merasa sangat senang dan berharap program PHBS serta edukasi etika batuk ini dapat memberikan dampak positif bagi mereka. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya hidup bersih dan sehat, lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman pun dapat tercipta.
