Perjuangan Yusuf dan Anak Gadisnya di Gubuk Reyot Tanpa Kepastian
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Jumat, 07/02/2025, 22:06:31 WIB

PanturaNews (Brebes) – Di sebuah sudut Desa Luwungbata, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, berdiri sebuah gubuk kecil berukuran 6x7 meter. 

Bangunan berdinding kalsibot dengan lantai tanah itu menjadi tempat tinggal Yusuf (45) dan anak gadisnya, Fitriyani (12). Rumah mereka berdiri di atas tanah milik kerabat, tanpa kepastian masa depan.

Yusuf kehilangan istrinya beberapa tahun lalu. Anak sulungnya merantau bekerja di luar kota, sementara Fitriyani sempat putus sekolah sebelum akhirnya bisa kembali belajar berkat bantuan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes.

Kehidupan mereka serba terbatas. Listrik berasal dari sambungan tetangga, air diambil dari sumur warga, dan untuk buang hajat, Yusuf harus menumpang di rumah saudara. Bantuan sosial sempat diterimanya, tetapi terhenti saat Fitriyani keluar dari sekolah.

Pemerintah desa berupaya membantu, namun kepemilikan tanah menjadi kendala utama. Usulan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan jamban belum bisa terealisasi karena lahan bukan milik Yusuf.

“Kami sudah sering mengusulkan bantuan, tapi selalu terkendala kepemilikan tanah,” ujar Kepala Dusun 1, Nursim, Jumat 7 Februari 2025.

Di tengah keterbatasan, Yusuf tetap berjuang. Ia berharap suatu hari bisa memiliki tempat tinggal yang layak untuk Fitriyani, agar masa depan anaknya lebih baik.