![]() |
|
|
SEBAGAI bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 38 Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, mahasiswa berkunjung ke UMKM Tahu Bandung di Desa Negarajati, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.
Kegiatan ini bertujuan untuk memahami proses produksi tahu secara langsung, memberikan pendampingan bagi pelaku usaha kecil, serta menggali potensi pengembangan usaha lokal.
Kunjungan diawali dengan sambutan dari pemilik UMKM, Bapak Dedi yang menceritakan perjalanan panjang usaha tahu ini. Berdiri sejak tahun 2010, UMKM tersebut telah menjadi salah satu produsen tahu terkenal di wilayah Cimanggu. Dalam sambutannya, Bapak Dedi menjelaskan bahwa usaha ini tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga pada keberlanjutan usaha melalui pengelolaan limbah produksi.
“Kami selalu menggunakan bahan baku berkualitas dan menjaga kebersihan dalam setiap tahap produksi. Hal ini penting untuk mempertahankan kepercayaan konsumen,” ujar Bapak Dedi.
Para mahasiswa Kelompok 38 diajak menyaksikan proses pembuatan tahu, mulai dari perendaman kedelai, penggilingan, pemasakan, hingga pencetakan. Mereka juga diberi kesempatan untuk mencoba langsung salah satu tahap produksi. Dengan penuh semangat, mahasiswa belajar dan berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, seperti fluktuasi harga bahan baku dan persaingan pasar.
.jpg)
“Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi kami. Tidak hanya belajar tentang teknis produksi, tetapi juga memahami bagaimana pelaku usaha kecil harus berjuang untuk tetap eksis,” ujar Lia, salah satu anggota Kelompok 38.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa memberikan beberapa masukan kreatif, seperti ide pemasaran digital melalui media sosial dan inovasi dalam pengemasan produk agar lebih menarik bagi konsumen modern. Mereka juga membantu membuat rancangan brosur sederhana untuk membantu promosi UMKM.
Kegiatan diakhiri dengan sesi mencicipi tahu Bandung hasil produksi langsung dari UMKM. Rasa yang gurih dan tekstur lembut menjadi daya tarik utama produk ini. Mahasiswa juga melakukan sesi foto bersama dengan pemilik UMKM sebagai bentuk apresiasi atas sambutan hangat dan ilmu yang telah dibagikan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Kelompok 38 Universitas Peradaban untuk mendukung pengembangan UMKM lokal. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi masyarakat desa untuk terus berinovasi dan meningkatkan potensi ekonomi melalui produk unggulan daerah.
Dengan semangat gotong royong, potensi UMKM ini akan terus berkembang, melestarikan tradisi, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

Mahasiswa KKN UP Kelompok 38 Desa Negarajati, Kecamatan Cimanggu, Cilacap: Mochammad Wahyu Martyono, Yuliana Rahayu, Hani Nurhikmah, Devy Fitriani, Sasa Dwi Pramita, Utama Aslahatul Firdaus, Mala Aulia Sari, Halizha Intan Safitri, Ismail Wahyudi, Ahmad Dhany Permana.