![]() |
|
|
...peristiwa dan hikmah dari kisah Nabi Muhammad SAW dalam Isra Mi’raj dapat kita teladani di masa sekarang...
ISRA Mi’raj adalah suatu peristiwa dimana Rasulullah SAW melakukan perjalanan menuju langit hingga ke sidratul Muntaha. Banyak peristiwa yang beliau alami selama berangkat hingga pulang. Maka dari itu Isra Mi’raj menjadi momen yang sangat penting bagi umat Islam di seluruh dunia.
Dengan demikian, Isra Mi’raj diperingati oleh kaum muslimin setiap tahunnya. Peringatan tersebut dapat berupa syukuran, pembacaan doa bersama, dan acara pengajian. Sebagai contoh pelaksanaan pengajian yang diselenggarakan di Dusun Sindanghayu, Desa Bantarmangu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.

Pengajian yang dihadiri Mahasiswa KKN Kelompok 33 Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes ini, dilaksanakan pada Minggu 26 Januari 2025 pagi hari dari jam 07.00 sampai dengan jam 11.30, karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pada malam hari.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh masyarakat dusun Sindanghayu dan dusun tetangga seperti Dusun Gunungtiga, dan Dusun Bantarmangu yang sangat antusias. Sebelum acara inti yaitu materi yang disampaikan kyai, terdapat beberapa tampilan yang diisi oleh ibu-ibu Dusun Sindanghayu.

Diantaranya berupa Hadroh, tampilan Qiro’ah yang diisi oleh 2 anak pesantren Al-Hikmah Dusun Sindanghayu, dan pembacaan surat-surat pendek yang diisi oleh 15 anak dari anak-anak pesantren Al-Hikmah.
Pengisi acara dari pengajian di dusun Sindanghayu yaitu Dr. Selamet Santoso, M.Pd.l. yang berasal dari Jawa Barat. Dalam pengajiannya, beliau menyampaikan peristiwa dan hikmah dari kisah Nabi Muhammad SAW dalam Isra Mi’raj yang dapat kita teladani di masa sekarang yang penuh dengan maksiat.

Selain itu, beliau juga menyampaikan beberapa penyakit hati yang dapat dialami oleh manusia apabila tidak menjalani kehidupan dengan pedoman al qur’an dan hadist yaitu sifat angkuh, sifat iri, sifat dengki, dan sifat sombong. Dari sifat negatif ini tidak hanya merugikan diri sendiri namun dapat merugikan orang lain. Di penghujung acara, terdapat sesi pembacaan doa yang dipimpin oleh beliau.
Dari kegiatan pengajian ini dapat memperoleh pelajaran yang berharga untuk acuan dalam mengambil langkah-langkah dalam kehidupan agar tidak terjerumus dalam kesesatan.
Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 33 Desa Bantarmangu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap: Anggi Putri Susiana, Diah Ayu Lestari Ade Ningsih, Dita Ayu Oktaviani, Egi Tiawan, Eko Gunawan, Kaneyama Willy Rezqiansyah, Mentari Elvaretta, Retno Wulandari, Sely Jovanka, Vema Uktin Endiana. DPL Bapak Anwar Ardani, M.Pd.