Penanda Posko KKN Dipasang Agar Warga Sawangan Tidak Sulit Temukan Posko
.
Senin, 27/01/2025, 22:16:47 WIB

SEBAGAI bagian dari upaya mendukung kelancaran pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sawangan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, mahasiswa Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, memasang penanda posko di tiga titik penting di desa tersebut.

Tujuan dari pemasangan penanda ini adalah untuk mempermudah masyarakat dan pihak terkait dalam menemukan lokasi posko KKN yang menjadi pusat kegiatan mahasiswa di desa.

Penanda posko tersebut dipasang di tiga lokasi yang dianggap memiliki aksesibilitas yang baik dan mudah dijangkau oleh warga, yakni:

-1. Pertigaan Jalan Utama Depan Alfamart Dusun Cikembulan:

Titik pertama terletak di pertigaan jalan utama yang menghubungkan Desa Sawangan dengan desa-desa sekitar, tepatnya di depan Alfamart Dusun Cikembulan, Jeruklegi. Lokasi ini dipilih karena menjadi jalur utama yang ramai dilalui kendaraan dan menghubungkan berbagai wilayah penting di sekitar Sawangan.

-2. Pertigaan Sebelum Plang Desa Sawangan:

Setelah melawati pertigaan Alfamart, pertigaan sebelum plang Desa Sawangan menjadi titik kedua yang sangat strategis. Penanda yang dipasang disini akan memberikan informasi yang jelas. Plang desa, yang sering kali menjadi indikator pentting untuk memasuki Kawasan Adminstratif Desa Sawangan, bisa menjadi rujukan untuk mengetahui arah menuju posko KKN serta sebagai petunjuk untuk mencapai pusat kegiatan mahasiswa di desa.

-3. Pertigaan Tugu Semangat Desa Sawangan:

Terakhir, Pertigaan Tugu Semangat yang menjadi titik ketiga. Tugu Semangat adalah sala satu landmark yang dikenal oleh warga setempat dan pengunjung. Titik ini bisa menjadi penanda terakhir sebelum mencapai posko KKN. Keberadaanya tidak hanya memberikan informasi tetapi juga memberi kesan bahwa posko KKN berada didekat pusat kegiatan dan interaksi sosial.

Ketua Panitia KKN, Mahasiswa Universitas Peradaban Bumiayu, menjelaskan bahwa pemasangan penanda ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat, serta mempermudah akses menuju lokasi posko.

“Dengan adanya penanda yang jelas dan strategis, masyarakat tidak akan kesulitan dalam menemukan posko KKN yang kami dirikan. Ini juga sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat Desa Sawangan,” ujarnya.

Pemasangan penanda posko ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Banyak warga yang merasa terbantu, terutama dalam mengetahui lokasi posko dan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan selama KKN berlangsung.

Dengan langkah ini, diharapkan komunikasi antara mahasiswa dan masyarakat Desa Sawangan semakin lancar, serta berbagai program KKN dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi kemajuan desa.

Mahasiswa KKN UP Kelompok 8 Desa Sawangan: Dede Lukmanul Hakim, Nisatu Khoeru Nadia, Destiana Wulansari, Agung Rahmat Hidayat, Khasriyatun, Al Ivatul Aen, Muhammad Raiki Maelando, Afaf Adilah Nisa Paramitha, Amara Putri Khaerunnisa, Irfan Fery Irawan, Saskia Tri Intani.