![]() |
|
|
MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kelompok 34, sebelum terjun langsung diawali melaksanakan survei lapangan di Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.
Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam memahami potensi desa, sekaligus mengidentifikasi permasalahan yang ada guna merumuskan program kerja yang relevan selama masa pengabdian. Survei dilakukan dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat untuk mendapatkan data yang akurat dan komprehensif.
Desa Bantarpanjang yang terdiri atas 6 dusun, 11 RW, dan 46 RT, terletak di wilayah perbukitan dengan hamparan alam yang asri, menyimpan berbagai potensi yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Salah satu potensi utama yang berhasil diidentifikasi adalah sektor pertanian.
Sebagian besar masyarakat di desa ini mengandalkan hasil tani seperti padi, jagung, dan singkong sebagai sumber mata pencaharian utama. Selain itu, tanah di Bantarpanjang yang subur juga memungkinkan untuk pengembangan tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, dan sayuran lainnya.
Namun demikian, mahasiswa KKN juga mencatat beberapa tantangan yang perlu mendapatkan perhatian. Salah satunya adalah permasalahan irigasi yang masih perlu perhatian. Meskipun sebagian besar lahan pertanian mengandalkan sumber air alami, terdapat beberapa wilayah yang kesulitan memperoleh pasokan air yang cukup, terutama pada musim kemarau.
Hal ini berdampak pada keberlanjutan produksi pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama bagi masyarakat desa. Untuk itu, mahasiswa KKN Universitas Peradaban berencana melakukan diskusi lebih lanjut dengan pemerintah desa dan masyarakat guna mencari solusi terbaik dalam pengelolaan sistem irigasi yang lebih efisien.
Kegiatan survei ini mendapat sambutan baik dari pemerintah desa dan warga Bantarpanjang. Kepala Desa Bantarpanjang menyatakan harapannya agar kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan desa. "Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa Universitas Peradaban. Semoga program kerja yang dirancang dapat menjadi solusi atas permasalahan yang ada," ujarnya.
Dengan potensi yang melimpah, Desa Bantarpanjang memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi desa mandiri dan berdaya saing. Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Peradaban diharapkan dapat menjadi katalisator bagi perubahan positif, sekaligus menciptakan sinergi antara pendidikan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 34 Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap: Firdha Aulia Rahmah, Viki Dimas Maulana, Muhaemin, Afin Amelia Azzahra, Harist Al Hafi, Widia Maulida, Che Yuda Dwi Surya, Silva Angel Priyana, Arum Fito Febrian, Dian Cahya Maulidya.