Uji Kecapakan Khusus Siaga Sebagai Ajang Mengasah Karakter Tanggung Jawab, Kerjasama dan Disiplin (Bagian-1)
.
Minggu, 28/07/2024, 08:52:04 WIB
Kegiatan uji kecakapan khusus pramuka siaga mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Peradaban Bumiayu. (Foto: Dok/Tim Mahasiswa)

KEGIATAN uji kecakapan khusus pramuka siaga merupakan bagian pembelajaran dari mata kuliah Pendidikan Kepramukaan, yang mana mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah yang harus diampu oleh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Peradaban (UP), Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Melalui mata kuliah pendidikan kepramukaan, mahasiswa diarahkan mulai dari teori dasar pramuka sampai kepada pengimplementasian nilai-nilai dalam pramuka. Mahasiswa dilatih untuk memahami nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, dan tanggung jawab sosial.

Tujuan utama dari mata kuliah ini adalah membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, serta mampu berkontribusi positif dalam masyarakat. Salah satu cara untuk menguji kemampuan dan keberhasilan pembelajaran pramuka dilakukan melalui kegiatan uji Kecakapan Khusus ini, yang dimana merupakan bagian integral dari pendidikan kepramukaan yang dirancang untuk menguji dan mengembangkan keterampilan spesifik yang dimiliki oleh mahasiswa.

Melalui uji kecakapan khusus, mahasiswa tidak hanya diuji secara teori, tetapi juga praktek, sehingga mereka dapat membuktikan kemampuan mereka dalam berbagai bidang seperti keterampilan upacara, game kelompok, dan kegiatan memasak. Tujuan adanya kegiatan uji kecakapan khusus bagi mahasiswa adalah untuk memastikan bahwa mereka memiliki kompetensi praktis yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari serta dalam situasi darurat, sehingga mereka siap menjadi pemimpin masa depan yang handal dan berdaya guna bagi masyarakat.

Kegiatan uji kecakapan khusus ini di bimbing oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Kepramukaan Ibu Diyah Ayu Retnoningsih, dan diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi PGSD 1 Semester 4 yaitu: Intan Nur Aeni, Iwan Muzaki, Fira Putri Rahmadilla, Pandu Apriyanto, Kurniawati, Seli Fitriani, Aisyah Nur Fitriani, Ghefira Nur Tsuraya, Adni Ummu Ifahdah, Fifit Fitriani.

Aminah Tunjungningsih, Khoerul Fuadhi, Fadilah Amalia, Diajeng Ayu Puspita, Aisatul Fadilah, Azzakhra Ardianti Putri, Rizki Wandira, Fadillatul Umamah, Leni Safitri, Windy Sintia, Ismi Wulan Agustin, M. Roby Harland, Isma Ayu Rahmawati, Aira Septia Ricky, Vitalityas Nur Septiani, Muh Achsan Tudhony, Indah Pujilestari, Maulidina Himatul Basma, Sulis Susilawati, Laila Puspira Ramadhani, dan Sofitri Nur Amalia.

Pramuka sendiri adalah kepanjangan dari Praja Muda Karana yang memiliki arti kaum muda yang suka berkarya. Nasrudin (2018: 01) dalam artikel Afdal, Heri Widodo menjelaskan pramuka adalah setiap pemuda yang aktif dalam kegiatan kepramukaan dan di didik dengan berbagai keterampilan, disiplin, kepercayaan pada diri sendiri, saling menolong dan lain sebagainya. Kegiatan pramuka meliputi berbagai aktivitas yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar dan pengembangan diri bagi para anggotanya."

Dalam kegiatan Pramuka, anggota dilatih untuk mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari . Kegiatan pramuka ini menjadi salah satu aktivitas yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan, pramuka memberikan kesempatan bagi para mahasiswa PGSD untuk belajar sambil berpetualang, berinteraksi dengan lingkungan, dan bekerja sama dalam tim. Salah satu kegiatan yang perlu diikuti oleh mahasiswa PGSD Semester 4 Universitas Peradaban adalah kegiatan uji Kecakapan Khusus Siaga.

Kegiatan uji Kecakapan Khusus Siaga adalah salah satu kegiatan yang sangat penting dalam pramuka. Kecakapan Khusus Siaga merupakan kegiatan yang melibatkan berbagai macam aktivitas, termasuk yang diujikan di uji Kecakapan Khusus Siaga kali ini adalah upacara, permainan, dan memasak.

Kegiatan uji Kecakapan Khusus Siaga ini Pramuka untuk mahasiswa PGSD ini dilakukan pada Jumat, 5 Juli 2024, bertempat di universitas peradaban. Rangkaian kegiatan selama jam 07.00-12.00 dimulai dari mulai kegiatan upacara dan ditutup dengan kegiatan memasak. Upacara dalam kegiatan pramuka tidak hanya sekadar seremonial, melainkan juga sarana untuk menanamkan disiplin dan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam upacara, anggota Pramuka diingatkan akan tanggung jawab mereka terhadap sesama, bangsa, dan negara. Kedisiplinan, rasa hormat, dan semangat kebersamaan ditanamkan melalui setiap rangkaian upacara yang dilakukan, seperti mengatur barisan, mengatur kerapian, dan mengikuti rangkaian upacara yang sesuai dengan aturan dan mengatur bagaimana kelas dapat disiplin dan bekerja sama dengan baik untuk melakukan rangkaian upacara yang sesuai. 

Hal ini menjadi landasan penting dalam membentuk karakter yang kuat dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan upacara, mahasiswa PGSD dapat belajar mengenai tata cara dan adat istiadat yang berlaku dalam pramuka, serta memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara sesama anggota seperti saling membantu dan mengarahkan teman tentang bagaimana cara upacara yang baik. Upacara dalam pramuka juga dapat dikatakan sebagai sebuah cara untuk mengingatkan para anggota akan nilai-nilai dan janji Pramuka.

Selain upacara, kegiatan pramuka juga melibatkan berbagai jenis permainan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas, serta kerjasama. Permainan dalam pramuka biasanya mengandung unsur edukasi dan tantangan, yang dapat membantu mahasiswa PGSD meningkatkan kemampuan problem solving dan kerja sama tim. Permainan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman baru yang seru dan mendidik, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai situasi.

Contohnya dalam kegiatan kemarin, setiap kelompok diberi waktu 10 menit untuk menyelesaikan 14 game, hal ini menjadi tantangan untuk setiap kelompok agar dapat mencari problem solving menyelesaikan game tersebut dengan tepat dan benar. Dalam kegiatan game estafet kemaren juga melatih kerjasama tim.

Hal ini dilihat dari bagaimana tim saling membantu untuk membagi game agar semua game bisa dimainkan dengan baik, selain itu kerjasama dilihat juga dengan bagaimana tim mengatur strategi yang baik untuk menyelesaikan tantangan. Kerjasama ini yang mendorong tim untuk selalu mengambil keputusan dan mengerjakan sesuatu dengan bersama-sama sampai dengan kegiatan akhir nanti.

Kegiatan terakhir adalah kegiatan memasak, memasak menjadi bagian yang tidak kalah menarik dalam pramuka. Dalam kegiatan ini, mahasiswa PGSD diajak untuk belajar memasak dengan peralatan yang sederhana. Selain melatih keterampilan memasak, kegiatan ini juga mengajarkan kemandirian, manajemen waktu, dan tanggung jawab.

Setiap tim diberi waktu untuk menyelesaikan 2 menu makanan dan 1 menu minuman, hal ini melibatkan kerjasama tim, dimana setiap tim harus bekerja sama untuk menyelesaikan masakan tersebut tepat waktu. Sehingga tim akan bekerja sama untuk membagi setiap orang dengan tugasnya masing-masing agar kegiatan masak dapat terlaksana tepat waktu.

Melalui uji kecakapan khusus siaga bagian memasak ini, mahasiswa dapat belajar mengenai cara mengelola bahan makanan, menyajikan makanan dengan baik , dan mengolah makanan dengan higienis dan bersih serta sehat. Paling penting adalah mahasiswa bekerja sama dengan anggota kelompok untuk menyelesaikan tugas dengan baik.

Dengan demikian, kegiatan memasak dalam pramuka tidak hanya menyenangkan, tetapi juga berisi akan nilai-nilai edukatif yang berguna bagi mahasiswa PGSD. Secara keseluruhan, kegiatan pramuka menawarkan berbagai manfaat bagi mahasiswa PGSD. (Bersambung)