Masyarakat Antusias Sambut Roadshow Bus KPK di Brebes
.
Kamis, 27/06/2024, 17:58:24 WIB

PanturaNews (Brebes) - Kegiatan roadshow bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlangsung di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berhasil menarik perhatian luas dari elemen masyarakat, Kamis 27 Juni 2024.

Berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi anti-korupsi diadakan di Pendopo dan Alun-Alun Brebes, menghadirkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Berikut beberapa foto yang berhasil diabadikan PanturaNews.Com selama kegiatan:

1. Tarian Daerah

Tarian daerah yang ditampilkan oleh pelajar SMP Negeri 2 Brebes mengawali kegiatan pembukaan dengan meriah ini, menarik perhatian berbagai kalangan. Di antaranya Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi KPK, Amir Arief, Pj Bupati Brebes Iwanudin Iskandar, Sekda Brebes Djoko Gunawan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala SKPD, jajaran Camat, Kepala Puskesmas, Kepala BUMD, Kepala BUMN, rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) dan Kepala Sekolah se-Kabupaten Brebes serta tamu undangan lainnya.

2. Penyerahan Santunan Anak Yatim

Kegiatan sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi KPK ini, diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim sebesar Rp 20 juta yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Baznas setempat.

3. Pameran Edukatif di Dalam Bus KPK

Bus KPK itu juga dilengkapi infrastruktur IT. Bus ini  di desain untuk memberikan pendidikan antikorupsi. Fasilitas tersebut bisa dikunjungi dan diakses masyarakat, terutama pelajar. Mereka akan diberi bimbingan dan arahah terkait bagaimana membangun negara ini tanpa korupsi.

4. Kunjungan Pelajar ke Bus KPK

Kunjungan pelajar dari berbagai sekolah di Brebes berkunjung ke bus KPK untuk belajar lebih banyak tentang anti-korupsi. Mereka mendapatkan penjelasan langsung dari petugas KPK dan berpartisipasi dalam kegiatan edukatif.

5. Layanan Publik

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi KPK, Amir Arief, Pj Bupati Brebes Iwanudin Iskandar, Sekda Brebes Djoko Gunawan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah melihat pelayanan publik. Yakni pelayanan pembuatan KTP Elektronik bagi warga.

6. Kunjungi Lapakemane

Lapakemane, yang berada di bawah naungan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes yang kembali hadir dengan konsep baru dan memikat ini, dikunjungi Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi KPK, Amir Arief, Pj Bupati Brebes Iwanudin Iskandar, Sekda Brebes Djoko Gunawan, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Mereka disuguhkan dengan minuman kopi asli khas Brebesan.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi KPK, Amir Arief, mengatakan, bahwa kegiatan ini memberikan sosialisasi dan mendidik kepada SKPD dan peserta Didik di Kabupaten Brebes.

“Kami datang dengan Bus KPK dengan dominan warna biru dan warna warni. Tujuan kami adalah memutuskan mata rantai kejahatan baik di semua mata umum baik Narkoba, Kejahatan yang lain dan Penindakan Korupsi. Serta dengan cara memutuskan mata rantai kejahatan terhadap korupsi dengan pendekatan serta penangkapan. Gratifikasi juga bisa menjadi masalah bom waktu.Kuncinya kalau membangun negara yang anti korupsi pendidikan masyarakatnya harus tinggi,” katanya disela-sela sosialisi pendidikan antikorupsi di Pendopo Brebes.

Ia berharap adanya kegiatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran mereka.

“Rugi kalau tidak dimanfaatkan dengan baik. Jangan jadikan ajang pendidikan anti korupsi ini sekedar seremonial. Sayang kalau tidak dimanfaatkan dengan baik, karena KPK menyiapkan anggaran ini sejak jauh-jauh hari supaya bisa menyambangi Brebes dan bisa bersilaturahim bersama,” terangnya.

Sementara itu,  Pj Bupati Brebes Iwanudin Iskandar mengaku merasa sangat terhormat dan bangga karena Kabupaten Brebes menjadi salah satu tujuan dari roadshow bus antikorupsi KPK.

Kegiatan yang akan berlangsung dari tanggal 26 hingga 30 Juni 2024 ini merupakan bagian penting dari upaya pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap budaya antikorupsi, terutama dalam menghadapi tahun politik yang penuh tantangan.

Program jelajah negeri bangun anti korupsi ini adalah aksi kolaborasi yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memerangi korupsi. KPK dengan inisiatif ini membawa pesan kampanye antikorupsi kepada masyarakat secara langsung.

“Dengan mengusung tajuk hajar serangan fajar, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran publik akan pentingnya pencegahan korupsi sejak dini. Selama roadshow bus antikorupsi KPK berlangsung, kita akan menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan yang menarik dan edukatif. Selain itu, adanya pameran antikorupsi akan menampilkan berbagai informasi dan materi edukatif mengenai pencegahan korupsi,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang sosialisasi dan edukasi. Tetapi juga menjadi forum strategis bagi kita semua, terutama bagi para pemangku kebijakan di daerah, untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam mencegah praktik korupsi yang dapat merugikan keuangan negara.

Pihaknya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KPK yang telah memilih Kabupaten Brebes sebagai salah satu destinasi dalam roadshow bus antikorupsi ini.  Setelah menjelajahi Provinsi Jawa Timur di Bangkalan, Bojonegoro, dan Surabaya, sungguh suatu kehormatan bagi Kabupaten Brebes yang menjadi daerah pertama di Provinsi Jateng yang dikunjungi oleh roadshow bus antikorupsi KPK. hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Brebes memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Brebes, pihaknya menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan roadshow ini. Dengan terobosan dan pendekatan yang menarik, KPK telah berhasil menyasar seluruh stakeholder dan berbagai segmen masyarakat. saya yakin, dengan integritas yang tinggi, kita semua dapat berperan aktif dalam memberantas korupsi di negeri ini.

“Saya berharap, kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti di sini. Tetapi dapat menjangkau wilayah yang lebih luas lagi. Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan KPK, kita dapat membangun budaya antikorupsi yang kuat dan berkelanjutan.

Saya ingin mengajak kita semua untuk menjadikan momen ini sebagai momentum untuk berkomitmen bersama dalam memerangi korupsi. Mari kita dukung segala upaya dan langkah-langkah preventif yang dilakukan oleh KPK. Bersama-sama, kita wujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi, dimulai dari Kabupaten Brebes yang kita cintai ini,” pungkasnya.