![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Warga Desa Sigambir, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia, karena gantung diri di kusen depan pintu kamar mandi pada Minggu 2 Juni 2024, sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban diketahui bernama Bachtiar Rachmat (47), seorang pedagang yang tinggal di Desa Sigambir, RT.01 RW.01, Kecamatan Brebes.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews.Com menyebutkan, kejadian tragis ini pertama kali ditemukan oleh istri korban, sebut saja S1.
Pada hari itu, sekitar pukul 13.00 WIB, korban dan S1 pulang ke rumah setelah berjualan di Islamic Centre Brebes. Setibanya di rumah, S1 langsung masuk ke kamar tidur untuk beristirahat.
Kemudian, sekitar pukul 15.30 WIB, S1 terbangun dan keluar dari kamar tidur. Saat itu, S1 dikejutkan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di depan pintu kamar mandi dengan menggunakan tali plastik berwarna oranye.
Di bawah korban terdapat kursi kecil dari plastik yang diduga digunakan untuk mengakhiri hidupnya.
Setelah melihat kondisi tersebut, S1 (istri korban) langsung berlari keluar ruma meminta bantuan kepada tetangga untuk masuk ke dalam rumah dan menurunkan korban dari jeratan tali plastik.
Korban kemudian dibaringkan di ruang tamu dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Kejadian ini segera dilaporkan ke Polsek Brebes. Petugas Polsek bersama tim medis desa setempat, Dewi Sartika, yang mendapat laporan tersebut langsung datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa terdapat luka jeratan melingkar di leher korban, lidah menjulur keluar, dan alat kelamin mengeluarkan sperma. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya pada tubuh korban.
Menurut salah seorang warga setempat, Ruswandi (47), korban diduga mengalami tekanan psikologis karena terlilit hutang, sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut.
"Dugaannya karena korban mengalami tekanan psikologis karena terlilit hutang, sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri," pungkasnya.