Tawuran Antar Remaja Berujung Tragis. Belasan Orang Menceburkan Diri ke Sungai, Tiga Hilang
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Senin, 04/03/2024, 11:52:59 WIB

Tim Basarnas Cilacap, menyusuri sungai Cisanggarung Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari untuk mencari tiga remaja yang dilaporkan hilang usai menceburkan diri menghindari bentrokan. (Foto: Ist)

PanturaNews (Brebes) - Aksi tawuran antara dua kelompok remaja di wilayah Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berujung pada tragedi ketika belasan orang dari kedua belah pihak memilih untuk menceburkan diri ke sungai Cisanggarung Desa Kalibantu, Kecamatan Losari, dalam upaya untuk menghindari bentrokan. 

Sayangnya, tiga orang dinyatakan hilang dalam insiden yang terjadi pada Minggu 3 Maret 2024.

Kejadian tragis ini terjadi ketika dua kelompok remaja terlibat dalam tawuran di dekat pinggiran sungai Cisanggarung Desa Kalibantu, Kecamatan Losari.

Dalam suasana yang tegang, belasan orang dari kedua belah pihak tiba-tiba memilih untuk melompat ke sungai untuk menghindari bentrokan yang semakin memanas.

Pihak berwenang segera mengerahkan tim penyelamat dan menyelidiki insiden tersebut. Tim penyelamat yang terdiri dari petugas kepolisian, tim SAR, dan relawan setempat melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai untuk mencari tiga orang yang dilaporkan hilang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, Adah Sudarsa mengatakan, berdasar informasi yang diperoleh pada Minggu dinihari, sekitar pukul 02.30 WIB, terjadi aksi tawuran antarpemuda di sekitar lokasi.

"Pada Minggu (3/3) Pukul 18.00 Wib Tim Reaksi Cepat BPBD Brebes menerima informasi laka air (hilang tanpa jejak) di Sungai Cisanggarung," kata Adah, Senin 4 Maret 2024.

Kemudian, sekitar 14 orang di antaranya menghindar atau melarikan diri dengan cara menceburkan diri ke sungai. Akan tetapi, tiga di antaranya hilang tanpa jejak dan diduga terbawa arus dan tenggelam.

Ketiga remaja yang dilaporkan hilang tersebut, yakni Reyhan bin Satori Warga Desa Babakan, Ismali bin Bajuri dan Nur Bagus bin Dawud keduanya Warga Desa Kalibuntu Kabupaten Brebes.

Kata dia, warga dan pemerintah desa telah berupaya mencari keberadaan ketiga remaja terebut. Namun, hingga Minggu petang, ketiganya belum ditemukan.

"Ketiga remaja yang di kabarkan terbawa arus sudah di cari sampai dengan Pukul 18.00 Wib namun belum juga di temukan. Kemudian perangkat desa langsung melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Brebes dan diteruskan ke Basarnas Cilacap," ucap dia.

Adah menjelaskan, informasi dari BPBD Brebes itu ditindaklanjuti dengan pemberangkatan satu regu SAR ke lokasi kejadian.

"Setelah mendapatkan informasi tersebut kita langsung memberangkatkan satu regu ke lokasi kejadian guna dilakukannya operasi SAR," kata Adah.

Adapun rencana operasi SAR pada hari kedua ini, tim SAR gabungan dibagi menjadi 2 SRU. SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan LCR sejauh 2 KM ke arah hilir dari lokasi kejadian dan SRU 2 melakukan penyisiran darat dengan berjalan kaki sejauh 2 KM.