![]() |
|
|
MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, menggelar pelatihan dasar desain henna kepada pemudi di Desa Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, di Gedung Serbaguna, Kamis 29 Februari 2024.
Dari informasi yang di dapatkan mahasiswa selama silaturahmi dan observasi kepada masyarakat di Desa Prupuk Selatan, yaitu memiliki tingkat urbanisasi yang tinggi. Salah satu penyebab urbanisasi yang tinggi di Desa Prupuk Selatan yaitu mayoritas masyarakat Desa Prupuk Selatan ini merantau untuk mencari penghasilan/ bekerja untuk meningkatkan kualitas hidup. Dampak dari urbanisasi yang dirasakan masyarakat, yaitu lingkungan menjadi sepi dan kurangnya tenaga pemuda-pemudi Desa.
Secara umum keberhasilan pembangunan kualitas hidup manusia dapat ditunjukkan melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM merupakan pengukuran perbandingan dari harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup untuk semua negara. Tiga dimensi dasar ukuran kualitas hidup yaitu (1) umur panjang dan sehat, (2) pengetahuan, (3) kehidupan yang layak.
Kehidupan yang layak dapat dilihat pada pengeluaran rill perkapita yang disesuaikan. Agar pengeluaran tidak berkurang dan dapat bertambah, angka pendapatan harus ditingkatkan. Untuk meningkatkan hal tersebut, orang harus berusaha. Salah satu usaha yang dilakukan masyarakat Desa Prupuk Selatan yaitu dengan cara berbondong-bondong bekerja pada Pabrik yang notabenya gampang untuk dimasuki salah satunya yaitu Winner, pabrik sepatu yang mudah dimasuki dengan bermodalkan minimal pendidikan SMA/SMK.
Dengan berpikiran karena hanya lulusan SMA/SMK, masyarakat Desa Prupuk Selatan terutama pemuda-pemudinya memilih jalan yang mudah dalam meningkatkan pendapatan. Padahal pemuda-pemudi tersebut merupakan aset Desa dalam mengembangkan Desa dan menghidupkan Desa. Untuk itu upaya yang dilakukan mahasiswa KKN UP untuk meminimalisir angka urbanisasi pemudi Desa Prupuk Selatan, yaitu dengan mengadakan pelatihan henna.
Henna merupakan gambar khas yang dilukis di tangan dengan tujuan untuk membuat penampilan lebih menarik. Awal mula henna ini populer pada budaya negara India, di acara-acara tertentu masyarakat negara India memakai henna, seperti menjelang pertunangan dan pernikahan atau acara adat.
Sekarang tidak hanya di negara India, henna sudah merebak ke negara-negara lain, seperti negara Malaysia dan Indonesia.
Design henna memiliki beragam bentuk dasar. Melukis henna terdiri dari rangkaian dasar-dasar design henna yang dikombinasikan. Banyak masyarakat yang memandang bahwa lukisan henna ini njelimet dan susah. Padahal ketika sudah mengetahui dan menguasai bentuk-bentuk dasar henna, kita dapat menggambar henna dengan lues.
Oleh karena desain henna yang njelimet, membutuhkan konsentrasi dan kreativitas. Henna memiliki nilai ekonomis yang tinggi yang dapat dijadikan sumber penghasilan tersendiri bagi seniman henna.
Masyarakat di Desa Prupuk Selatan mayoritas berpandangan bahwa henna itu mahal dan susah untuk menggambarnya. Ada juga yang suka memakai henna, tetapi hanya asal menggambar dan tidak mengetahui dasar-dasar dari design henna yang alhasil menghasilkan gambar yang tidak sesuai dengan design henna. Pengantin di Desa Prupuk Selatan termasuk yang sudah menerima budaya memakai henna untuk memperindah tangan di hari pernikahannya.
Dari kondisi dan keadaan yang ada di Desa Prupuk Selatan, Pelatihan dasar desain henna yang diadakan oleh mahasiswa KKN UP ini mendapatkan antusias baik dari masyarakat. Banyak peserta yang mengikuti dan bersemangat untuk bisa menggambar henna. Mahasiswa KKN UP juga menyediakan form kesan dan pesan untuk peserta, beberapa dari kesan dan pesan yang telah di tulis peserta yaitu:
-(1) Terima kasih atas bimbingan yang sudah kakak berikan dan saya sangat senang dengan adanya program KKN ini, (2) Sangat antusias dengan adanya bimbingan tentang program Henna ini, terima kasih, (3) Dengan adanya program ini saya jadi terbuka tentang adanya seni henna ini, (4) Alhamdulilah jadi tau ilmu bikin henna dari dasar henna, terima kasih.
-(5) Alhamdulillah terima kasih ilmu membuat seni henna nya, (6) Belajar henna dengan kakak KKN UP sangat menyenangkan, (7) Alhamdullilah mengikuti pelatihan henna jadi paham dasar design henna, terima kasih mudah-mudahan saya bisa mengingat bentuk-bentuk dasar henna, (8) Terima kasih atas adanya KKN ini telah menambah pola pandang masyarakat, (9) I Love You kakak KKN dari Universitas Peradaban.
Diharapkan dengan adanya pelatihan henna ini menjadikan tingkat urbanisasi di Desa Prupuk Selatan terutama pemudi menjadi menurun dan mereka dapat mencari penghasilan dari wilayahnya sendiri. Dengan adanya pemudi di Desa juga dapat menghidupkan desa dan desa tidak kekurangan tenaga pemuda-pemudinya.
(Kelompok mahasiswa KKN Desa Prupuk Selatan: Kirmawati, Fathy Yakan Abdullah, Isti Yunita Safitri, Deni Irawan, Nurokhim, Vina Nurjahidah, Aenun Nahida, Rizka Andini Putri, Nurropik, Intan Nurani)