![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Puluhan rumah di Dukuh Limbangan, Desa Sridadi Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah, rusak parah akinat bencana tanah bergerak.
Bencana tersebut terjadi sejak sepekan lalu dan pergerakan terus terjadi, sehingga kerusakan rymah makin parah.
Kepala Desa Sridadi, Sudiryo mengatakan, jumlah rumah warga yang terdampak sebelumnya sebanyak 54 unit, bertambah menjadi 70 rumah. Data sementara 35 rusak berat, namun pergerakan tanah masih terus terjadi dan kemungkinan akan terus bertambah.
"Dari jumah tersebut ada 35 yang rusak berat, namun karena masih terus bergerak semuanya bisa menjadi lebih parah," katanya, Jumat 1 Maret 2024.
Akibat pergerakan tanah terus terjadi, kini semua warga mengungsi ke tempat aman. Warga mengungsi di Pondok Pesantren Bahrul Quran dan ada yang di rumah keluarganya.
"Selain rumah, jalan dan sarana umum lain yang rusak juga bertambah. Jumlah para pengungsi pun sekarang membeludak," kata Sudiryo.
Saat ini, lanjutnya, jumlah pengungsi ada 238 jiwa atau 78 Kepala Keluarga (KK).
Sementara itu, pada Jumat 1 Maret 2024 sejumlah relawan membantu warga mengemas dan memindahkan peralatan rumah tangga korban bencana ke tempat aman.
Dapur umum, dan senumlah bantuan pangan mulai berdatangan. Bantuan datang dari instansi pemerintah dan warga masyarakat. Pos pemeriksaan kesehatan dengan petugas medisnya juga berjaga di tempat pengungsian. (*)