![]() |
|
|
MAHASISWA Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Songgom menyelenggarakan penyuluhan stunting di Dukuh Karanganyar, Songgom, Sabtu 24 Februari 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai stunting, serta memberikan edukasi tentang cara pencegahannya.
Penyuluhan ini bertempat di rumah Pak Ro’i selaku ketua RT dan dihadiri ibu-ibu, kader posyandu, dan masyarakat umum. Selain itu, penyuluhan diikuti dengan kegiatan rutin posyandu dan pemberian sub PIN Polio yang ada di desa Songgom.
Dalam penyuluhan, mahasiswa KKN Universitas Peradaban memberikan materi tentang pengertian stunting, penyebab stunting, dampak stunting, dan cara pencegahan stunting. Mahasiswa juga membagi tips-tips untuk memberikan makanan bergizi kepada anak balita.
“Kabupaten Brebes masih tergolong tinggi dalam masalah stunting, karena itu kami melakukan penyuluhan mengenai stunting,” kata Anisa, pemateri penyuluhan.
Menurut data dari Survai Status Gizi Indonesia (SSDI) tahun 2022, kabupaten Brebes merupakan wilayah dengan revalensi balita stunting tertinggi di Jawa Tengah yakni mencapai 29,9%. Oleh sebab itu, kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan mahasiswa KKN Universitas Peradaban menjadi satu langkah yang dilakukan untuk mendukung program pemerintah yakni Program Percepatan Pencegahan Stunting yang menjadi program prioritas.
-Manfaat Pencegahan Stunting:
Stunting merupakan kondisi gagalnya pertumbuhan anak yang disebabkan oleh kurangnya gizi atau asupan sehingga berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini melalui pemenuhan gizi ibu hamil dan bayi.
Manfaat mencegah stunting yaitu, anak tumbuh dengan baik, sistem kekebalan tubuh kuat, meningkatkan kecerdasan, dan produktivitas di masa dewasa lebih optimal. Cara mencegah stunting dapat dilakukan dengan pemberian ASI eksklusif, makanan bergizi seimbang saat pemberian MPASI, serta pemeriksaan kesehatan dan pantauan pertumbuhan secara rutin.
Pencegahan stunting sejak dini sangat penting dilakukan agar anak dapat bertumbuh dengan baik, cerdas, dan sehat. Mahasiswa KKN Universitas Peradaban berharap dengan kegiatan penyuluhan tersebut, masyarakat desa Songgom menjadi lebih memahami tentang stunting dan dapat melakukan langkah-langkah yang tepat untuk mencegah stunting pada anak-anak.
(Heksa Dwi Hanifah; mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi & Risqiah Nurul Istiqomah; mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang juga anggota Tim KKN Universitas Peradaban Bumiayu di Desa Songgom)