Alat Pengusir Hama Padi Menggunakan Gelombang Ultrasonik Berbasis Arduino Uno
--None--
Selasa, 30/01/2024, 09:14:15 WIB

BURUNG pipit seringkali menyebabkan petani mengalami kehilangan padinya sekitar 30 hingga 50 persen dari hasil produksi. Hal ini dikarenakan burung pipit sendiri termasuk dalam jenis hama dari kelas unggas (aves ) pemakan biji-bijian yang menyerang tanaman padi para petani untuk memakan biji atau bulir padi.

Burung ini biasanya akan menyerang tanaman padi yang sudah berumur 70-80 hari, pada saat bulir-bulir padi terisi. Hal ini cukup menghawatirkan para petani.

Sejumlah petani di Desa Turipinggiir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur merasa ketar ketir, karena banyaknya serangan hama burung pipit. Sedikitnya ada 5 hektare tanaman padi yang menjadi incaran hama burung pipit. Hal ini membuat para petani setempat melakukan beragam cara.

Untuk mengusir hama tersebut. Salah satunya dengan memasang jaring. Muslimin (40 tahun) petani Desa Turipinggir menjelaskan, sebelumnya para petani di wilayahnya baru saja selesai menanggulangi hama wereng. Namun setelah selesai kini petani dibuat khawatir dengan serangan hama burung pipit.           

"Sebelumnya tanaman diserang hama wereng, alhamdulillah bisa di atasi, lalu diserang hama tikus, terus sundep dan terakhir ini di serang hama burung pipit," ujarnya, Minggu 2 Juli 2023.

Ia mengaku usia tanaman padi saat ini sudah mendekati panen. Dan ada juga tanaman padi petani yang gagal panen karena serangan hama burung pipit ini. "Serangan hama burung pipit ini sudah menyerang tanaman padi yang umur 70 hari. Ada yang gagal panen karena masifnya serangan hama burung tersebut," tuturnya.

Untuk mengantisipasi serangan hama ini, tak jarang para petani memasang jaring atau perangkap burung di sawahnya masing-masing

Seiring meningkatnya populasi burung hal ini dapat menyebabkan menurunnya hasil panen padi. Berbagai cara telah dilakukan guna mengusir hama burung pipit, dari cara manual dan cara tradisional bahkan ada yang terjun langsung untuk mencengah searangan dari burung yang berusaha menggapai tanaman padi.

Tentu ini sangat merepotkan dan melelahkan para petani apabila dilakukan sediri pada area sawah yang terbilang cukup luas. Salah satu cara menanggulanginya yakni dengan membuat alat pengusir hama burung menggunaka sensor ulrasonik berbasis arduino uno.

Adapun alat dan bahan yang digunakan adalah komponen elektronika sederhana. Selanjutnya dilakukan proses merangkai komponen elektronika menjadi alat pengusir hama burung. Alat yang digunakan yaitu : Arduino Uno, Sensor Ultrasonik HC-SR04, Buzzer, Speaker Mini, Module Mp3 Player, Saklar, Baterai 3,7 V, dan Kabel Jumper.

Setelah alat telah selesai dirangkai, proses pengcodingan pun dimulai. Proses ini yaitu memasukkan kode pemrograman kedalam arduino uno agar alat dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Setelah proses tersebut selesai, dilakukan uji kinerja alat terlebih dahulu untuk memastikan apakah alat mampu mendapatkan hasil yang diinginkan.

Arduino uno bertindak sebagai mikrokontroler, mendapatkan informasi dari sensor ultrasonik, dan kemudian meneruskannya ke modul Mp3 sebagai media penyimpanan, sebagai output dari sistem. Ketika sensor ultrasonik mendeteksi pergerakan suatu objek sesuai dengan program yang tertulis di sistem, speaker mini akan mengeluarkan suara elang.

Sensor ultrasonik melakukan proses deteksi terus menerus hingga burung pipit bergerak pada jarak 1 hingga 4meter. Pendeteksian objek akan terbaca apabila objek berada dalam radius dari sensor ultrasonik.

Jika objek burung terdeteksi maka sensor ultrasonik akan terus bekerja, jika sensor tidak mendeteksi pergerakan objek maka sensor ultrasonik akan berhenti. Adapun burung menjauh disebabkan oleh suara yang dikeluarkan oleh alat tersebut.