Peningkatan Kualitas Guru di Sekolah Dasar. Mengajar Dengan Hati, Akan Sampai Ke Hati
--None--
Minggu, 24/12/2023, 18:39:06 WIB

KUALITAS belajar guru yaitu suatu standar kerja yang harus di capai oleh Guru dalam proses belajar mengajar, dengan menggunakan berbagai metode dan keterampilan mengajar Guru untuk mendapatkan hasil yang baik dalam pembelajaran.

Seorang Guru harus didukung oleh tingkat kecerdasan, ketangkasan, dan loyalitas yang tinggi serta ikhlas dalam memajukan pendidikan mencerdaskan murid.

Dikutip dari sebuah artikel milik Novita Eka Syaputri menunjukkan, perjalanan guru muda dalam memulai karier sebagai guru sering dimulai dengan pengalaman yang dilematik dan tidak jarang menjauhkan guru dari pengembangan kompetensi profesionalnya.

Studi ini juga menemukan setidaknya lima tantangan yang dihadapi guru muda Indonesia pada tahun-tahun awal guru mengajar, yaitu guru muda merasa kurang kompeten; tidak ada pendamping yang membantu mereka mengajar secara efektif;

Sumber daya yang terbatas dan rekan kerja yang tidak antusias; sulitnya membangun komunikasi dengan orang tua murid; hingga banyaknya tugas tambahan yang tidak berhubungan dengan mengajar.

Akan tetapi, bisa menjadikan guru yang lebih kreatif dan profesional yang memiliki kompetensi dalam bidang pedagodik, kepribadian, dan sosial. Selain itu, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar dan mengelola kelas dengan baik.

Peningkatan Guru Sekolah Meliputi

-Pertama: Program penyiapan guru perlu berfokus pada peningkatan numerasi dan literasi agar lebih berdampak pada hasil belajar murid. Kita semua pasti setuju karena kemampuan numerasi dan literasi murid harus ditingkatkan demi mewujudkan sumber daya manusia berdaya saing di masa depan.

Hal ini akan menjadi tidak realistis jika guru tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik untuk memfasilitasi proses belajar muridnya. Contohnya Sekolah harus menyediakan Perpustakaan, agar minat membaca dan pengetahuan Guru bertambah tidak hanya murid yang diharuskan untuk membaca.                                                                                                                

-Kedua: Kegiatan induksi yang memadai. Guru sedianya diarahkan agar fokus mencapai kompetensi yang realistis sesuai dengan tahapan guru berada, dan secara gradual                                                                                                                                                                                                         mencapai tahapan selanjutnya dengan jalur yang jelas pula. Contohnya dengan sering membaca buku atau mendengarkan radio mengakibatkan Guru menjadi semakin kreatif.

-Ketiga: Lingkungan kerja yang bersahabat.untuk membantu guru memaksimalkan potensi guru, perlu diciptakan iklim kerja yang bersahabat, beban kerja yang realistis, dan sumber daya manusia yang memadai.

Contohnya,, sekolah menyediakan tenaga kerja yang khusus mengerjakan tugas-tugas administrasi alih-alih melimpahkannya kepada guru. Selain itu, ada, peningkatan dalam hal keahlian skill, sikap attitude, dan kemampuan abillities.

Dengan adanya peningkatan kualitas guru di sekolah guru-guru akan menjadi lebih cerdas, rajin dan kondusif serta karakter guru  akan mengalami perubahan baik secara sosial, maupun mental.

Alasan tersebut menjadi penting mengapa Guru harus meningkatkan kompetensinya, agar dapat mengikuti apa yang dibutuhkan murid. Guru yang mengajar dengan hati, akan sampai ke hati murid!!