Local Brand Starcross Untuk Orang Muda Yang Senang Bergaya
--None--
Jumat, 15/12/2023, 14:21:01 WIB

STARCROSS adalah retail pakaian lokal yang didirikan pada Agustus 2004 dan pemilik merek Starcross yang bernama Bapak Wiempy, namun sering dipanggil Tebong ini memiliki usaha sablon baju. Starcross awalnya berfokus pada distribusi melalui sistem gerilya.

Starcross dibuka pada tanggal 4 September 2004 sebagai bagian dari perusahaan saham gabungan CV.Multiline kebutuhan pasar yang semakin hari semakin meningkat, dengan asumsi Starcross juga akan terus berkembang, sehingga keinginan para pelanggan pasar atau bidang ini dapat terpenuhi Starcross mempunyai segmentasi pasar yaitu wanita, laki-laki, anak-anak, remaja, dewasa.

Pada awalnya Starcross memproduksi pakaian seperti kaos, jaket, kemeja, kaos polo, celana, rok, jeans. Untuk meningkatkan pangsa pasar Starcross terus memperluas lini produknya seperti tas dan aksesoris fashion lainnya seperti topi, dompet, case handphone, sandal, sepatu, jeans dan boxer serta pakaian untuk anak usia 3-6 tahun dengan slogan khusus Starcross kidz.

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, mulai dari Rp 58.000 – Rp 500.000 sesuai dengan tagline “Youth and Wild”, yang diartikan sebagai orang muda yang senang bergaya dan liar.

Arti Wild disini adalah liar dalam pakaian yang mengikuti desain dan tren masa kini. Liar dalam arti positif adalah liar untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Desain Starcross berasal dari pemilik entertainment, namun kini pemiliknya memiliki sikap yang lebih baik terhadap desain dan menjadi wadah kreativitas anak muda yang bisa mendesain, namun juga adaptasinya sesuai konsep dari toko awal.

Target pasar Starcross terutama adalah anak muda, sehingga dalam memasarkan produknya Starcross melakukan kolaborasi dengan beberapa figur seperti Didi Kempot, Endank Soekamti dan juga Shaggydog.

Selain itu, Starcross juga melakukan kegiatan co-branding dengan beberapa merek, yaitu Indomie, dengan Anggur Orang Tua, dan juga Oli Top 1. Starcross merupakan distro untuk umum dan komunitas, namun tidak hanya untuk satu komunitas saja.

Untuk meningkatkan eksistensinya, Starcross juga sering mensponsori acara-acara seperti acara musik, kemudian mensponsori komunitas skate, fotografi, dan surffing. Tetapi Starcross juga memiliki kekurangan dan kelebihan yaitu penginformasian berita dan event yang kurang cepat, penginformasian produk baru belum secara maksimal dan apabila terjadi kesalahan ketika penyebaran informasi maka dibutuhkan waktu tambahan untuk perbaikan.

Adapun kelebihan pasar yang luas, kemudahan dalam sistem pembayaran karena pembelian dilakukan face to face yaitu pelangan datang langsung ke toko. Dan juga karena pengunjung datang langsung ke toko maka mengurangi pengeluaran dari starcross.

Sampai saat ini, saluran tersebut Distribusi Starcross telah menyebar ke kota-kota besar seperti Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Banjarmasin, Palembang dan juga di kabupaten lain di Indonesia.

Dan untuk pemasaran di tempat distribusi Internasional atau luar negeri, Starcross telah memasarkan di beberapa negara antara lain: Malaysia, Singapore, Brunei Darussalam.

Saran untuk kedepannya, diharapkan Starcross terus tetap berinovasi dalam produk-produk yang ditawarkan untuk tetap konsisten dengan tren masakini, dan tetap menjaga kualitas produk karena akan mempengaruhi kepuasan pelaanggan.