Eks Napiter Deklarasi Dukung Pemilu Damai. Siap Halau Masyarakat yang Memicu Kegaduhan
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Kamis, 14/12/2023, 22:46:57 WIB

PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 13 mantan narapidana teroris, menggelar deklarasi mendukung terwujudnya Pemilu damai 2024. Bahkan, seluruh keluarga mantan napiter menyatakan siap menggunakan hak suaranya untuk memilih capres-cawapres dan caleg. Hal itu, terungkap saat deklarasi pemilu dan mewujudkan kondusifitas wilayah di obyek wisata Podo Moro Brebes, Kamis 14 Desember 2023.

Deklarasi tersebut, diikuti eks napiter beserta keluarganya dari wilayah Brebes, Slawi, Tegal dan Pemalang.

Ketua Paguyuban Obyek Wisata Podo Moro Brebes Wartoyo mengungkapkan, deklarasi pemilu damai dan kondusifitas wilayah jelang libur natal dan tahun baru menjadi komitmen bersama. Khususnya, keluarga besar eks napiter sebagai wujud ikrar kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebab, berpartisipasi aktif dan menggunakan hak pilih dalam pemilu menjadi kewajiban warga negara. Termasuk, menciptakan suasana kondusif di wilayah Kabupaten Brebes dari gangguan keamanan.

"Deklarasi pemilu damai, menjadi tekad kami dalam mewujudkan keamanan dan stabilitas nasional. Termasuk, siap menghalau semua pihak yang mencoba memicu kegaduhan di masyarakat," ujarnya.

Selain mengajak keluarga untuk menggunakan hak pilih, lanjut Wartoyo, pihaknya juga mengimbau kepada semua saudara yang belum kembali menjadi NKRI. Yakni, segera sadar dan mengikrarkan diri sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebab, Indonesia merupakan negara damai bukan negara jihad sehingga tidak perlu melawan pemerintah.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Brebes M Sodiq menambahkan, deklarasi mewujudkan pemilu damai dan kondusifitas wilayah jelang libur natal-tahun baru dari 13 mantan napiter menjadi wujud kembali pada NKRI. Sehingga, pihaknya sangat mendukung sekaligus mengapresiasi kegiatan tersebut. Bahkan, sebagai perwakilan pemerintah daerah Kesbangpol juga terus menggencarkan pendidikan kepada semua keluarga mantan napiter. Fokusnya, memberikan pemahaman dan pembelajaran tentang edukasi politik dalam membangun demokrasi.

"Harapannya, dengan program rutin EDUKASI deradikalisasi semua keluarga mantan napiter sepenuhnya kembali sebagai warga NKRI. Wujudnya, menggunakan hak pilihnya dalam meramaikan pesta demokrasi lima tahunan yang damai dan gembira," pungkasnya.