Bentuk Penghormatan Kepada Ibu, Sakila Kerti Bersama DPP Katalia Gelar Seminar Rias Modifikas
-LAPORAN JOHARI
Kamis, 07/12/2023, 20:09:21 WIB

Pengelola TBM-PKBM Sakila Kerti Dr Yusqon, memberi sambutan

PanturaNews (Tegal) - Rangkaian kegiatan Hari Ibu, pada 22 Desember 2023 TBM-PKBM Sakila Kerti bersama DPP Katalia (Asosiasi Ahli Tata Rias Pengantin Modifikasi dan Modern) mengadakan Seminar dan Uji Kompetensi Pengantin Muslim Modifikasi, di Riez Hotel, Kamis 07 Desember 2023.

Sebanyak 115 peserta mengikuti kegiatan tersebut, berasal dari Kudus, Pekalongan, Slawi, Tegal dan sekitarnya. Kemudian sebanyak 25 peserta juga akan melaksanakan uji kompetensi.

Pengelola TBM-PKBM Sakila erti Dr Yusqon mengatakan, peringatan Hari Ibu kali ini mengangkat tema Mutiara Berkah, dimaksudkan kegiatan yang dilaksanakan bisa memberikan manfaat untuk para peserta yang sebagian besar ibu-ibu.

Pihaknya menjalin kerja sama dengan DPP Katalia karena ingin memberikan pelatihan riasan modifikasi, bukan riasan yang menggunakan pakem. Sebab riasan modifikasi biasanya banyak disukai dan dibutuhkan oleh masyarakat, baik untuk acara formal, acara karnavalan, wisuda dan sejenisnya.

"Diharapkan masyarakat menengah ke bawah yang terkendala biaya untuk menggunakan jasa perias, bisa menggunakan jasa ibu-ibu yang telah mendapatkan pelatihan, tentunya dengan harga terjangkau," ujar Yusqon.

Selain seminar dan uji kompetensi, lanjut Yusqon nanti pada Minggu 10 Desember 2023, juga akan mengundang juara pengelolaan sampah nasional dari Purbalingga bertempat di Sakila Kerti PAI, agar ibu-ibu dan masyarakat bisa belajar mengenai pengelolaan sampah yang bisa menjadi rupiah. Kemudian 17-18 Desember akan diadakan pawai di Sakila Kerti Terminal.

Yusqon berharap dengan adanya kegiatan tersebut, mereka yang rata-rata kaum wanita dan ibu-ibu bisa memiliki bekal merias dan bekal mengolah sampah untuk usaha menambah penghasilan.

Sementara Kun Mulyono selaku Ketua DPP Katalia mengungkapkan ada 34 daerah yang sudah dikunjungi untuk diadakan pelatihan, seminar maupun uji kompetensi. Seiring perkembangan zaman, banyak anak-anak muda yang kini terjun ke dunia tata rias atau MUA. 

"Melalui pelatihan riasan modifikasi inilah, juga bisa menjadi bekal untuk berwirausaha," tegas Kun Mulyono.

Sementara Dr Kastum dari Kemendikbud memberikan apresiasi dan mendorong para peserta untuk bisa mengikuti pelatihan dengan baik, termasuk bisa terus berlatih di rumah agar bisa terus mendalami tata rias. "Harapannya, kegiatan tersebut bisa menjadi peluang usaha dan menambah penghasilan," ujarnya.