Perbandingan Keadaan Pasar Tradisional Setelah Perkembangan Teknologi
--None--
Minggu, 26/11/2023, 18:51:20 WIB

APA yang anda ketahui tentang pasar?

Pasar merupakan tempat bertemunya penjual maupun pembeli, untuk melakukan sebuah transaksi penjualan maupun pembelian.

Kotler berpendapat bahwa pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan yang sama. Di pasar dapat terjadinya pertukaran untuk memuaskan suatu keinginan atau kebutuhan lainnya.

Pada awalnya kita hanya mengetahui satu jenis pasar saja yaitu pasar tradisional, kemudian zaman makin berkembang teknologi makin pesat setelah itu muncul beberapa pasar baru seperti: pasar modern, dan pasar online. Pada pasar modern dan pasar online para pembeli tidak boleh melakukan negosiasi karena pada pasar tersebut sudah ditetapkan harga paten oleh penjual.

Perbedan begitu terasa antara ketiga pasar tersebut baik dalam segi kualitas tempat, produk, maupun pelayanan. Dalam pasar tradisional penjual dan pembeli berinteraksi secara langsung, berbeda dengan pasar moderen dimana pembeli bebeas memilih apa yang mereka inginkan kemudian proses pembayaran tidak dilakukan secara langsung kepada penjual melainkan melalui perantara kasir, sedangkan pasar online sendiri tempatnya tidak tampak tetapi masyarakat bisa  mengakses mengunakan ponsel pintar mereka.

Perbedan ketiga pasar tersebut berpengaruh terhadap alat transaksi. Dahulu masyarakat mengunakan barang yang mereka punya sebagai alat transaksi untuk membeli barang yang mereka inginkan. Transaksi seperti ini biasanya disebut dengan sistem barter yaitu,  sistem transaksi barang dengan barang, jasa dengan barang, maupun jasa dengan jasa tanpa uang sebagai perantara.

Setelah perkembangan zaman masyarakat mengenal sebuah alat transaksi kertas yang dinamakan uang .Lambat laun perkembangan zaman serta perkembangan ilmu  pengetahuan dan teknologi semakin pesat kemudian muncul beberapa alat transasksi digial. seperti:ATM (QRIS), dana dll. Alat transaksi tersebut sering digunakan  pada pasar modern dan online mereka mengunakan alat ransaksi digital  sebagai alat pembayaran.

Alat transaksi inilah yang menjadi hambatan dan tantangan bagi para penjual dipasar tradisional seperti dipasar bumiayu. Banyak para penjual merasa tertinggal dengan perkembangan IPTEK ini, faktor yang menjadi kendala adalah penjual dipasar bumiayu ini mayoritas para orang tua lanjut usia ataulansia.

Pasar bumiayu merupakan salah satu pasar terbesar didaerah brebes selatan. Mayoritas pedagang pasar bumiayu berasal dari warga sekitar, bahkan ada yang bersal dari luar kecamatan bumiayu misalnya, kecamatan tonjong, kecamatan bantarkawung, kecamatan paguyangan, kecamatan sirampog  dll.

Perbedaan pasar begitu terasa dari tahun ketahun makin banyak kios – kios dalam pasar bumiayu yang gulung tikar akibat dari perkembangan teknologi seperti, kios yang menjual pakaian, dan sandal mereka kalah saing dengan pasar online yang dapat mereka akses lewat ponsel pintar mereka.

Padahal beberapa jiwa penduduk daerah sekitar  menggantungkan hidup mereka dan menjadikan pasar bumiayu sebagai sumber utama mata pencaharian. Beberapa umkm memasarkan dagangannya dipasar bumiayu seperti: dodol tape, dodol sirsak, kripik pisang, jenang,peyek dll. Mereka memulai aktivitas perdagangan dari mulai dini hari atau yang biasa kita sebut pasar pagi dilanjutkan hingga menjelang sore hari.

Dahulu pasar pagi belum ada namun, aktivitas tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya para pedagang untuk menjual dagangannya untuk mencapai target penjualan. Biasanya jika sudah menjelamg siang hari pasar buamiayu akan sepi pembeli, terkecuali pada masa libur lebaran, libur sekolah, dan pada bulan-bulan tertentu untuk melakukan hajat besar.

Inilah yang menjadikan pasar bumiayu ramai pembeli dari pada hari biasanya.