Biaya Lingkungan Terhadap Pengelolaan Limbah
--None--
Rabu, 02/08/2023, 09:33:07 WIB

PERKEMBANGAN limbah di desa saat ini semakin berkembang pesat, sejalan dengan semakin banyaknya kebutuhan masyarakat itu sendiri. Pengelolaan Limbah merupakan kegiatan dengan menggunakan sumberdaya berupa bahan baku untuk menghasilkan barang yang akan digunakan oleh masyarakat.

Pengolahan limbah dilakukan dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu, akan tetapi sebagian besar mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk menghasilkan limbah sekali pakai tanpa menimbulkan kerugian atau masalah kepada masyarakat dan mencegah polusi.

Selama ini, Pengelolaan limbah dianggap memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat sekitar maupun masyarakat pada umumnya. Selain dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka, perusahaan juga berfungsi sebagai sarana penyedia lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan.

Dalam pengelolaan limbah produksi, perlu menerapkan akuntansi lingkungan untuk mendukung kegiatan operasional terutama dalam pengelolaan limbah produksi. Akuntansi lingkungan merupakan bidang ilmu akuntansi yang berfungsi dan mengidentifikasikan, mengukur, menilai, dan melaporkan akuntansi lingkungan.

Penerapan akuntansi lingkungan juga bertujuan untuk mengetahui seberapa besar biaya lingkungan yang dikeluarkan dalam mengelola limbah tersebut dengan menggunakan sistem akuntansi, sehingga dapat meminimalkan biaya yang dikeluarkan.

Pengakuan berkaitan dengan masalah suatu transaksi yang akan dicatat atau tidak dalam sistem pencatatan sehingga akan berpengaruh terhadap laporan keuangan. Dalam mengakui biaya yang terkait dengan pengelolaan limbah, setiap biaya yang dikeluarkan akan dimasukkan dalam rekening instalasi limbah sesuai dengan jenis limbahnya.

Pengukuran biaya lingkungan dalam pengelolaan limbah yang menggunakan satuan rupiah berdasarkan rata rata realisasi sering kali disebut historical cost, rata rata limbah tersebut akan diperkiraan biaya lingkungan terkait pengelolaan limbah sesuai dengan jenis limbahnya.

Pencatatan biaya pengelolaan limbah langsung dimasukkan ke dalam perkiraan instalasi limbah diantaranya instalasi limbah udara, instalasi limbah cair, instalasi limbah padat apabila biaya tersebut telah digunakan untuk kegiatan operasional. Untuk pembelian bahan terkait pengelolaan limbah harus melalui bagian pengadaan barang dan akan di simpan pada bagian gudang yang diakui sebagai persediaan.

Biaya pengelolaan limbah yang dikeluarkan dibebankan dalam perkiraan pada pengelolaan limbah produksi yang menggunakan metode accrual basis dan akan muncul pada Laporan Laba (Rugi) pada harga pokok penjualan yang disajikan dalam Lampiran  bersama biaya- biaya lain yang sejenis dalam Laporan Laba Rugi.

Dalam mengukur biaya pengelolaan limbah menggunakan satuan moneter berdasarkan biaya yang dikeluarkan, dan diambil dari realisasi rencana biaya tiga tahun sebelumnya.

(Dosen Pengampu: Metiya Fatikhatur Riziqiyah, S.E., M.Ak)